Industri Mamin Jadi Tulang Punggung PDB Manufaktur di Triwulan I-2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Industri Mamin Jadi Tulang Punggung PDB Manufaktur di Triwulan I-2026
10 Subsektor Manufaktur dengan Kontribusi PDB Tertinggi, Triwulan I-2026

Sektor manufaktur masih menjadi penopang utama perekonomian nasional pada triwulan I-2026. Menurut data BPS, industri pengolahan berkontribusi sebesar 19,07% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Dari total kontribusi tersebut, sebesar 17,41% berasal dari industri pengolahan nonmigas yang menjadi motor utama aktivitas manufaktur nasional.

Dalam kategori manufaktur nonmigas, industri makanan dan minuman menjadi subsektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDB Indonesia. BPS mencatat, subsektor ini menyumbang hingga 7,31% terhadap PDB nasional pada triwulan I-2026. Tingginya kontribusi tersebut menunjukkan industri makanan dan minuman masih menjadi tulang punggung manufaktur domestik di tengah tantangan ekonomi global.

10 Subsektor Manufaktur dengan Kontribusi PDB Tertinggi, Triwulan I-2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
10 Subsektor Manufaktur dengan Kontribusi PDB Tertinggi, Triwulan I-2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Selain industri makanan dan minuman, subsektor kimia dan farmasi juga memberikan kontribusi signifikan sebesar 1,85% terhadap PDB Indonesia. Selanjutnya, industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik menyumbang sebesar 1,66%. 

Industri alat angkutan berkontribusi sebesar 1,2%, sedangkan kontribusi logam dasar mencapai 1,14%. Di sisi lain, industri tekstil dan pakaian jadi turut memberikan kontribusi sebesar 1% terhadap PDB nasional.

BPS juga mencatat, subsektor kertas dan barang dari kertas, pengolahan tembakau, barang galian bukan logam, serta kayu dan barang dari kayu masuk dalam jajaran 10 subsektor manufaktur nonmigas dengan kontribusi terbesar terhadap PDB Indonesia. 

Dominasi sektor manufaktur menunjukkan industri pengolahan masih memegang peranan penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. 

Data Terkait

rasio-utang-pemerintah-ke-pdb-capai-4126-melonjak-3-tahun-terakhir
Ekonomi

Rasio Utang Pemerintah ke PDB Capai 41,26%, Melonjak 3 Tahun Terakhir

Utang pemerintah pada Semester I-2026 mencapai Rp 10.293,62 triliun, dengan rasio terhadap PDB sebesar 41,26%.

14 Agu 2026

pertumbuhan-industri-manufaktur-melambat-di-bawah-laju-pdb-nasional
Ekonomi

Pertumbuhan Industri Manufaktur Melambat, di Bawah Laju PDB Nasional

Pertumbuhan PDB manufaktur melambat menjadi 4,52% yoy pada triwulan II-2026, di bawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% yoy.

7 Agu 2026

ekonomi-ri-tumbuh-529-yoy-ini-10-sektor-penyumbang-pdb-terbesar
Ekonomi

Ekonomi RI Tumbuh 5,29% yoy, Ini 10 Sektor Penyumbang PDB Terbesar

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% yoy pada kuartal II-2026 ditopang industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 18,50% dan pertumbuhan 4,52% yoy.

5 Agu 2026

inflasi-harga-produsen-melonjak-sektor-tambang-catat-kenaikan-tertinggi
Ekonomi

Inflasi Harga Produsen Melonjak, Sektor Tambang Catat Kenaikan Tertinggi

Inflasi harga produsen mencapai 5,62% yoy pada triwulan II-2026 yang didorong sektor tambang dengan inflasi sebesar 16,86% yoy.

5 Agu 2026

ekonomi-ri-kuartal-ii2026-tumbuh-529
Ekonomi

Ekonomi RI Kuartal II/2026 Tumbuh 5,29%

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2026 mencapai 5,29% secara tahunan (year-on-year/YoY), yang mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi dibandingkan dengan kuartal II tahun sebelumnya.

5 Agu 2026

phk-membayangi-ini-strategi-mitigasi-bagi-pekerja-hingga-perusahaan
Ekonomi

PHK Membayangi, Ini Strategi Mitigasi bagi Pekerja hingga Perusahaan

Ancaman PHK kembali meningkat dengan sekitar 1.500 pekerja di dua perusahaan manufaktur terdampak. Kemnaker menyiapkan strategi mitigasi bagi pekerja, perusahaan, dan pemerintah.

4 Agu 2026