Pertanian Jadi Tulang Punggung Penyerapan Tenaga Kerja Nasional pada Februari 2026

Rabu, 6 Mei 2026 | 14:58 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Pertanian Jadi Tulang Punggung Penyerapan Tenaga Kerja Nasional pada Februari 2026
Struktur ketenagakerjaan di Indonesia pada Februari 2026 didominasi sektor pertanian, yang menyerap 42,49 juta tenaga kerja atau sekitar 28,77% dari total 147,67 juta penduduk bekerja.

Struktur ketenagakerjaan di Indonesia pada Februari 2026 didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Sektor ini menyerap tenaga kerja terbesar, yakni mencapai 42,49 juta orang atau sekitar 28,77% dari total 147,67 juta penduduk bekerja.

Di posisi berikutnya, sektor perdagangan menyerap 26,51 juta tenaga kerja atau sekitar 17,95%. Sementara itu, industri pengolahan menempati urutan ketiga dengan 20,03 juta orang atau berkontribusi sebesar 13,56%. Ketiga sektor ini menjadi penopang utama penyerapan tenaga kerja nasional.

Selain itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum juga mencatat penyerapan tenaga kerja yang cukup besar, yakni 11,66 juta orang (7,90%), diikuti oleh sektor konstruksi sebesar 8,97 juta orang (6,07%). Sektor jasa lainnya turut berkontribusi dengan menyerap 7,60 juta tenaga kerja (5,15%), sementara sektor pendidikan menyerap 7,38 juta orang (5,00%).

Di sisi lain, sektor transportasi dan penyimpanan menyerap 6,20 juta tenaga kerja (4,20%), diikuti oleh administrasi pemerintahan sebesar 5,41 juta orang (3,66%). Adapun sektor aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis memiliki kontribusi relatif lebih kecil, dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 2,64 juta orang atau sekitar 1,79%.

Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja di Indonesia masih didominasi oleh sektor-sektor berbasis sumber daya alam dan perdagangan. Meski demikian, sektor jasa dan industri juga terus menunjukkan peran penting dalam mendukung struktur ketenagakerjaan nasional.

Struktur ketenagakerjaan di Indonesia pada Februari 2026 didominasi sektor pertanian, yang menyerap 42,49 juta tenaga kerja atau sekitar 28,77% dari total 147,67 juta penduduk bekerja. - (BPS/DATASATU)
Struktur ketenagakerjaan di Indonesia pada Februari 2026 didominasi sektor pertanian, yang menyerap 42,49 juta tenaga kerja atau sekitar 28,77% dari total 147,67 juta penduduk bekerja. - (BPS/DATASATU)

Data Terkait

10-sektor-melesat-di-triwulan-i-2026-akomodasi-mamin-teratas
Ekonomi

10 Sektor Melesat di Triwulan I-2026, Akomodasi Mamin Teratas

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% yoy pada triwulan I-2026. Sektor makan minum melonjak 13,14% yoy, mencatat pertumbuhan tertinggi pada komponen lapangan usaha.

1 hari yang lalu

pdb-triwulan-i-2026-capai-561-konsumsi-pemerintah-melonjak-signifikan
Ekonomi

PDB Triwulan I-2026 Capai 5,61%, Konsumsi Pemerintah Melonjak Signifikan

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% yoy pada triwulan I-2026. Konsumsi pemerintah memimpin pertumbuhan dengan melonjak 21,81% yoy didorong THR dan MBG.

1 hari yang lalu

inflasi-april-2026-melambat-kebijakan-fiskal-moneter-dioptimalkan
Ekonomi

Inflasi April 2026 Melambat, Kebijakan Fiskal Moneter Dioptimalkan

Inflasi April 2026 turun menjadi 2,42% yoy seiring dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi nasional.

2 hari yang lalu

krisis-energi-mengintai-ini-strategi-ri-percepat-kemandirian-pangan
Ekonomi

Krisis Energi Mengintai, Ini Strategi RI Percepat Kemandirian Pangan

Naiknya harga energi memicu risiko pangan. Indonesia mempercepat swasembada pangan melalui transformasi menyeluruh dari sisi kebijakan hingga tata kelola sektor pertanian.

14 Apr 2026

produksi-sempat-lesu-prabowo-fokus-genjot-swasembada-pangan
Ekonomi

Produksi Sempat Lesu, Prabowo Fokus Genjot Swasembada Pangan

Produksi pangan nasional fluktuatif; jagung naik signifikan, sementara beras dan ubi kayu justru merosot di era Pemerintahan Jokowi.

7 Okt 2025

produksi-pangan-nasional-capai-60-dari-target
Ekonomi

Produksi Pangan Nasional Capai 60% dari Target

Hingga Agustus 2025, realisasi produksi beras telah mencapai 79% dari target, sementara jagung mencapai 68,5% dari target yang ditetapkan pada 2025.

7 Okt 2025