Produksi Sempat Lesu, Prabowo Fokus Genjot Swasembada Pangan

Selasa, 7 Oktober 2025 | 16:21 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Produksi Sempat Lesu, Prabowo Fokus Genjot Swasembada Pangan
Produksi pangan nasional fluktuatif; jagung naik signifikan, sementara beras dan ubi kayu justru merosot di era Pemerintahan Jokowi.

Jumlah produksi jagung dalam negeri melesat hingga 20% dalam 5 tahun terakhir sepanjang pemerintahan Jokowi pada 2019 hingga 2024. Melansir data dari BPS, jumlah produksi jagung naik dari 12,63 juta ton pada 2019 menjadi 15,14 juta ton.

Meski demikian, produksi komoditas pangan lainnya justru mengalami penurunan selama pemerintahan Jokowi. Adapun produksi ubi kayu turun hingga 7,6% dalam 5 tahun terakhir. Pada 2020, jumlah produksi ubi kayu nasional mencapai 16,35 juta pada 2019. Angka tersebut sempat naik menjadi 16,76 juta ton pada 2023, namun turun 10% pada 2024 menjadi 15,10 juta ton. Di sisi lain, produksi beras juga turun tipis pada 2024 menjadi 30,62 juta ton dari sebelumnya mencapai 31,31 juta ton pada 2019.

Pada kepemimpinan Prabowo, produktivitas sektor pertanian kembali digalakkan guna mewujudkan kedaulatan pangan. Adapun Presiden Prabowo Subianto memiliki kebijakan trategis di sektor pertanian melalui program swasembada pangan yang ditargetkan akan dicapai pada 2027 mendatang. Guna mendukug program tersebut, pemerintahan merencanakan pencetakan sawah baru hingga peningkatan produktivitas melalui teknologi pertanian modern.

Produksi pangan nasional fluktuatif; jagung naik signifikan, sementara beras dan ubi kayu justru merosot di era Pemerintahan Jokowi. - (https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/ZDNaak0yODBUVTlGYW5sa/DATASATU)
Produksi pangan nasional fluktuatif; jagung naik signifikan, sementara beras dan ubi kayu justru merosot di era Pemerintahan Jokowi. - (https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/ZDNaak0yODBUVTlGYW5sa/DATASATU)

Data Terkait

baru-16-penerima-revitalisasi-sekolah-masuk-tahap-pembangunan
Pendidikan

Baru 16% Penerima Revitalisasi Sekolah Masuk Tahap Pembangunan

Jumlah penerima revitalisasi sekolah sekitar 13,9 ribu unit, namun baru 16% dalam proses revitalisasi, sedangkan lainnya berada di tahap perjanjian kerja sama.

22 Okt 2025

indonesia-kekurangan-dokter-spesialis-pemerintah-dorong-pendidikan-medis
Kesehatan

Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis, Pemerintah Dorong Pendidikan Medis

Jumlah dokter spesialis kurang dari 20% populasi, pemerintah merencanakan program studi baru guna tingkatkan jumlah dokter spesialis di Indonesia.

9 Okt 2025

baru-seperempat-dosen-bergelar-doktor-kemendiktisaintek-pacu-kualitas-pendidikan-tinggi
Pendidikan

Baru Seperempat Dosen Bergelar Doktor, Kemendiktisaintek Pacu Kualitas Pendidikan Tinggi

Baru 25% dosen di Indonesia bergelar doktor, sedangkanmayoritas dosen di Indonesia merupakan lulusan S2 (72%).

8 Okt 2025

terbesar-di-asia-tenggara-pemerintah-dorong-reformasi-polri-dari-dalam
Politik

Terbesar di Asia Tenggara, Pemerintah Dorong Reformasi Polri dari Dalam

Dengan jumlah personel mencapai lebih dari 400 ribu, Polri menjadi salah satu institusi terbesar di Asia Tenggara sekaligus salah satu yang paling disorot publik.

7 Okt 2025

produksi-pangan-nasional-capai-60-dari-target
Ekonomi

Produksi Pangan Nasional Capai 60% dari Target

Hingga Agustus 2025, realisasi produksi beras telah mencapai 79% dari target, sementara jagung mencapai 68,5% dari target yang ditetapkan pada 2025.

7 Okt 2025

realisasi-mbg-bagi-ibu-hamil-dan-balita-baru-capai-1304
Sosial Budaya

Realisasi MBG bagi Ibu Hamil dan Balita Baru Capai 13,04%

Hingga Agustus 2025, jumlah penerima MBG di kalangan ibu hamil hingga balita mencapai 1,2 juta orang atau baru sebesar 13,04% dari target 2024.

7 Okt 2025