Produksi pangan nasional pada periode Januari hingga Agustus telah mencapai 60% dari target yang ditetapkan pada 2025. Melansir data dari Kementerian Pertanian (Kementan), produksi beras hingga Agustus 2025 telah mencapai 25,27 juta ton. Adapun realisasi ini telah mencapai 78,97% dari target produksi pada 2025 sebesar 32 juta ton.
Di sisi lain, realisasi produksi jagung hingga Agustus 2025 mencapai 11,42 juta ton yang mana mencapai 68,47% target produksi untuk tahun ini. Adapun menurut Kementan, kebutuhan jagung hingga Desember 2025 diperkirakan mencapai 12 juta hingga 13 juta ton untuk pakan, sementara untuk konsumsi rumah tangga mencapai 636 ribu ton. Sedangkan untuk produksi jagung diperkirakan mencapai 16,68 juta ton.
Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian sehingga dapat mewujudkan kedaulatan pangan. Salah satunya yakni menganggarkan Rp 12 triliun untuk pembangunan dan revitalisasi infrastruktur jaringan irigasi pertanian pada 2025. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berpendapat, perbaikan saluran irigasi untuk terutama untuk pengairan padi dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) serta produktivitas padi. Hal ini tentunya bertujuan untuk mendukung kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam program swasembada pangan yang dipercepat dari semula pada 2028 menjadi 2027.