Singapura dan Hong Kong Jadi Negara Paling Rapuh Hadapi Krisis Energi

Minggu, 26 April 2026 | 11:17 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Singapura dan Hong Kong Jadi Negara Paling Rapuh Hadapi Krisis Energi
Singapura dan Hong Kong Jadi Negara Paling Rapuh Hadapi Krisis Energi

Laporan terbaru JP Morgan bertajuk Pandoras Bog The Global Energy Shock of 2026 merilis daftar negara yang paling rentan terhadap ledakan harga energi dunia. Singapura dan China Hong Kong tercatat berada di posisi paling kritis dengan tingkat ketahanan energi hanya sebesar 1%. Angka ini menunjukkan ketergantungan yang sangat tinggi terhadap pasokan luar negeri, sehingga stabilitas ekonomi mereka sangat terancam jika terjadi guncangan harga global.

Selain 2 wilayah tersebut, Taiwan menempati posisi berikutnya dengan tingkat ketahanan 6%, disusul Maroko sebesar 8%. Jepang dan Korea Selatan melengkapi daftar negara paling rapuh dengan skor masing-masing 13%. Kondisi ini mencerminkan minimnya porsi energi mandiri pada negara-negara tersebut untuk menopang total konsumsi energi akhir, yang mengakibatkan kerentanan signifikan terhadap fluktuasi pasar internasional.

Tingkat ketahanan energi dalam laporan ini diukur berdasarkan kemampuan negara dalam menyediakan 4 

Daftar 5 Negara Paling Rapuh Menghadapi Ledakan Harga Energi Dunia - (Laporan JP Morgan Pandoras Bog The Global Energy Shock of 2026/de/DATASATU/Bowo Arifin)
Daftar 5 Negara Paling Rapuh Menghadapi Ledakan Harga Energi Dunia - (Laporan JP Morgan Pandoras Bog The Global Energy Shock of 2026/desain oleh Notebook LM/DATASATU/Bowo Arifin)

sumber energi mandiri, yakni gas alam domestik, batu bara domestik, tenaga nuklir, serta energi terbarukan. Rendahnya persentase pada negara-negara ini menandakan kecilnya porsi energi yang stabil dari guncangan harga global. Tanpa diversifikasi dan penguatan sumber energi domestik, negara-negara dalam daftar ini akan terus menghadapi risiko inflasi energi yang berat.

Data Terkait

blok-masela-mulai-dibangun-di-tengah-melemahnya-ekspor-gas-indonesia
Ekonomi

Blok Masela Mulai Dibangun di Tengah Melemahnya Ekspor Gas Indonesia

Groundbreaking Blok Masela diharapkan memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan ekspor LNG Indonesia yang dalam satu dekade terakhir cenderung merosot.

20 Jul 2026

impor-migas-tinggi-asean-hadapi-kerentanan-energi-global
Ekonomi

Impor Migas Tinggi, ASEAN Hadapi Kerentanan Energi Global

Gejolak Timur Tengah meningkatkan risiko krisis energi di ASEAN. Laos, Thailand, dan Kamboja paling rentan akibat tingginya impor migas.

5 Mei 2026

daftar-negara-paling-efisien-energi-terhadap-pdb-global-2026
Ekonomi

Daftar Negara Paling Efisien Energi Terhadap PDB Global 2026

Laporan dari JP Morgan tahun 2026 merilis daftar negara dengan tingkat efisiensi ekonomi tertinggi berdasarkan konsumsi energi.

26 Apr 2026

indonesia-masuk-daftar-5-negara-dengan-ketahanan-energi-terkuat-dunia
Ekonomi

Indonesia Masuk Daftar 5 Negara dengan Ketahanan Energi Terkuat Dunia

Dalam laporan JP Morgan 2026, Indonesia masuk sebagai salah satu negara paling tangguh dalam menghadapi ledakan harga energi dunia.

26 Apr 2026

tren-pengguna-turun-transisi-kompor-listrik-perlu-dioptimalkan
Ekonomi

Tren Pengguna Turun, Transisi Kompor Listrik Perlu Dioptimalkan

Transisi kompor listrik didorong guna menekan impor LPG, namun dalam 5 tahun terakhir penggunaannya justru menurun sehingga perlu dioptimalkan.

20 Apr 2026

kompor-listrik-dinilai-mampu-atasi-impor-lpg-tapi-adopsi-masih-minim
Ekonomi

Kompor Listrik Dinilai Mampu Atasi Impor LPG, Tapi Adopsi Masih Minim

Kompor listrik dinilai bisa menekan ketergantungan LPG, tapi adopsinya baru 0,43% rumah tangga di Indonesia.

20 Apr 2026