Momentum Krisis Energi Global, Indonesia Maksimalkan Potensi SDA

Kamis, 9 April 2026 | 14:22 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Momentum Krisis Energi Global, Indonesia Maksimalkan Potensi SDA
Potensi Kemandirian Energi Indonesia di Tengah Krisis

Konflik geopolitik Iran dan Amerika Serikat mendorong terjadinya krisis energi global, seiring lonjakan harga minyak dunia yang telah mencapai US$ 100 per barel. Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa tekanan global ini justru menjadi momentum untuk mempercepat transformasi nasional, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi.

Indonesia dinilai memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar untuk mendukung pengembangan energi alternatif. Berdasarkan data Kantor Staf Presiden, berbagai komoditas pertanian dapat diolah menjadi bahan bakar nabati, seperti kelapa sawit (CPO) untuk biodiesel maupun etanol. Selain itu, bahan baku lain seperti tebu, singkong, dan jagung juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan.

Potensi Kemandirian Energi Indonesia di Tengah Krisis
 - (Kantor Staf Presiden & berbagai sumber/Diproduksi Gemini AI)
Potensi Kemandirian Energi Indonesia di Tengah Krisis - (Kantor Staf Presiden & berbagai sumber/Diproduksi Gemini AI)

Tidak hanya itu, potensi energi bersih Indonesia juga mencakup panas bumi serta tenaga air. Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya geotermal, hidro, dan mini hidro yang dapat dimaksimalkan. Di sisi lain, prospek ketahanan energi semakin kuat dengan adanya penemuan sumber gas baru di Andaman yang tengah dikembangkan oleh Mubadala dalam waktu singkat, serta rencana pembukaan ladang gas besar Masela dalam waktu dekat.

Dari sisi hilirisasi, Kementerian ESDM menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Dari total 20 proyek hilirisasi tahap pertama, sebagian telah memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking), sementara sisanya akan dimulai bulan depan. Selain itu, terdapat tambahan 13 proyek hilirisasi dengan total nilai investasi mencapai sekitar Rp 239 triliun.

Data Terkait

beban-impor-energi-tekan-ri-sawit-berpotensi-dorong-kemandirian-energi
Ekonomi

Beban Impor Energi Tekan RI, Sawit Berpotensi Dorong Kemandirian Energi

Tingginya harga minyak dan ketergantungan impor dapat membebani ekonomi RI. Industri sawit berpotensi jadi solusi untuk mendorong kemandirian energi nasional.

5 jam yang lalu

antisipasi-krisis-global-pemerintah-targetkan-efisiensi-rp-2634-t
Ekonomi

Antisipasi Krisis Global, Pemerintah Targetkan Efisiensi Rp 263,4 T

Konflik Iran-AS mendorong lonjakan harga minyak. Pemerintah rancang transformasi kerja dan energi dengan potensi efisiensi Rp 263,4 triliun.

1 hari yang lalu

bioetanol-ri-belum-kompetitif-keberhasilan-brasil-bisa-jadi-acuan
Ekonomi

Bioetanol RI Belum Kompetitif, Keberhasilan Brasil Bisa Jadi Acuan

Transisi energi bersih kian cepat, namun pemanfaatan bioetanol RI belum optimal. Keberhasilan Brasil sebagai produsen terbesar kedua dunia dapat jadi acuan.

1 hari yang lalu

mitigasi-geopolitik-pemerintah-rilis-8-kebijakan-efisiensi-energi
Ekonomi

Mitigasi Geopolitik, Pemerintah Rilis 8 Kebijakan Efisiensi Energi

Konflik AS-Iran mendorong krisis energi seiring melonjaknya harga minyak. Pemerintah kemudian meluncurkan kebijakan efisiensi energi sebagai antisipasi.

2 hari yang lalu

program-b50-dikebut-biodiesel-berperan-nyata-bagi-sosial-dan-lingkungan
Ekonomi

Program B50 Dikebut, Biodiesel Berperan Nyata bagi Sosial dan Lingkungan

Implementasi B50 dipercepat guna menghemat energi. Secara historis mandatori biodiesel memiliki kontribusi nyata di bidang sosial dan lingkungan.

3 Apr 2026

pembiayaan-nze-butuh-dana-besar-kesiapan-perbankan-masih-minim
Ekonomi

Pembiayaan NZE Butuh Dana Besar, Kesiapan Perbankan Masih Minim

Kebutuhan dana NZE capai Rp 794,6 triliun per tahun, namun kesiapan perbankan belum merata akibat kendala regulasi, SDM, dan standar proyek hijau.

1 Apr 2026