Peta Persaingan Global Perusahaan Pemasok Pengayaan Uranium Dunia

Selasa, 12 Mei 2026 | 11:35 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Peta Persaingan Global Perusahaan Pemasok Pengayaan Uranium Dunia
Peta Persaingan Global Perusahaan Pemasok Pengayaan Uranium Dunia

Berdasarkan data World Nuclear Association, pasar pengayaan uranium komersial dunia saat ini masih didominasi oleh Rosatom asal Rusia. Pada tahun 2022, Rosatom mencatatkan kapasitas sebesar 27.100 ribu SWU/tahun, angka yang diprediksi tetap stabil hingga tahun 2030. Di posisi berikutnya, konsorsium Urenco yang melibatkan Inggris, Jerman, dan Belanda mempertahankan kapasitas sebesar 17.900 ribu SWU/tahun, disusul oleh CNNC dari China yang menunjukkan tren pertumbuhan agresif dari 8.900 ribu SWU pada 2022 menuju estimasi 17.000 ribu SWU pada 2030.

Lanskap industri ini juga diwarnai oleh stabilitas Orano dari Prancis pada angka 7.500 ribu SWU/tahun, sementara operator lain seperti INB dari Brasil dan JNFL dari Jepang mulai merangkak naik meski dalam skala kecil. Persaingan kapasitas ini menjadi krusial di tengah memanasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Melansir laporan Al Jazeera, Washington terus memberikan pengawasan ketat terhadap material nuklir Iran melalui teknologi canggih guna memastikan uranium yang diperkaya tersebut tidak disalahgunakan, bahkan mengancam tindakan militer bagi pihak yang mendekati lokasi fasilitas terkait.

Deretan Perusahaan di Dunia yang Memasok Pengayaan Uranium Secara Komersial - (World Nuclear Association/DATASATU)
Deretan Perusahaan di Dunia yang Memasok Pengayaan Uranium Secara Komersial - (World Nuclear Association/DATASATU)

Hingga saat ini, tuntutan Amerika Serikat agar Iran menyerahkan cadangan uraniumnya ke luar negeri dan menghentikan program nuklir secara total masih menemui jalan buntu. Teheran tetap bersikukuh mempertahankan hak kedaulatan mereka untuk menjalankan program pengayaan domestik. Ketegangan ini menempatkan isu pengayaan uranium bukan sekadar komoditas energi industri, melainkan instrumen politik tingkat tinggi yang diawasi secara konstan oleh intelijen dan kekuatan militer global.

Data Terkait

mengenal-sejarah-dan-makna-mendalam-di-balik-parade-kemenangan-moskow
Internasional

Mengenal Sejarah dan Makna Mendalam di Balik Parade Kemenangan Moskow

Parade Kemenangan yang diperingati setiap 9 Mei merupakan simbol ketangguhan Rusia dalam mengenang kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman pada 1945.

2 hari yang lalu

pacu-ratifikasi-eaeu-guna-optimalkan-diversifikasi-pasar-indonesia
Internasional

Pacu Ratifikasi EAEU guna Optimalkan Diversifikasi Pasar Indonesia

Ketidakpastian geopolitik global pada 2026 menuntut Indonesia untuk segera memperkuat ketahanan ekonomi melalui strategi diversifikasi mitra strategis.

29 Apr 2026

ini-poin-kerja-sama-pertahanan-ri-as
Internasional

Ini Poin Kerja Sama Pertahanan RI-AS

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth di Pentagon pada 13 April 2026.

17 Apr 2026

negosiasi-iranas-buntu-pakistan-dorong-kembali-jalur-diplomasi
Internasional

Negosiasi Iran–AS Buntu, Pakistan Dorong Kembali Jalur Diplomasi

Pakistan kembali mengambil peran sebagai mediator setelah perundingan yang berlangsung di Islamabad pada Selasa (11/4/2026) gagal mencapai kesepakatan dan memicu ketegangan kembali di Selat Hormuz.

16 Apr 2026

bill-clinton-bersuara-gaya-kepemimpinan-trump-dikritisi
Internasional

Bill Clinton Bersuara, Gaya Kepemimpinan Trump Dikritisi

Serangan AS-Israel ke Iran memicu krisis energi global. Bill Clinton mengkritik diplomasi Trump yang ceroboh dan membandingkannya dengan Perjanjian Dayton.

10 Apr 2026

gelombang-protes-no-kings-menentang-otoritarianisme-di-amerika-serikat
Internasional

Gelombang Protes No Kings Menentang Otoritarianisme di Amerika Serikat

Gerakan "No Kings" muncul sebagai respons masif terhadap periode kedua pemerintahan Donald Trump yang dinilai mengabaikan prinsip akuntabilitas demokrasi

31 Mar 2026