BBM Tak Naik, Risiko Fiskal Perlu Diwaspadai

Rabu, 1 April 2026 | 18:33 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
BBM Tak Naik, Risiko Fiskal Perlu Diwaspadai
Risiko Bila Pemerintah Menahan Kenaikan Harga BBM

Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026. Meski demikian, keputusan menahan harga BBM berpotensi menimbulkan tekanan signifikan terhadap kondisi fiskal.

Dari sisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), ekonom INDEF memperkirakan beban subsidi energi dapat meningkat tajam apabila harga BBM tidak disesuaikan. Dengan kondisi harga minyak saat ini, total beban APBN dinilai realistis naik ke kisaran Rp 400 triliun hingga Rp 500 triliun per tahun. Selain itu, setiap kenaikan harga minyak sebesar US$ 1 per barel berpotensi menambah beban subsidi dan kompensasi energi sekitar Rp 10 triliun hingga Rp 13 triliun per tahun, meskipun sebagian dampaknya dapat tertutupi oleh peningkatan penerimaan dari sektor migas. Sebagai gambaran, baseline subsidi dan kompensasi energi saat ini telah berada di kisaran Rp 380 triliun.

Risiko Bila Pemerintah Menahan Kenaikan Harga BBM - (INDEF, CORE & berbagai sumber/Diproduksi Gemini AI)
Risiko Bila Pemerintah Menahan Kenaikan Harga BBM - (INDEF, CORE & berbagai sumber/Diproduksi Gemini AI)

Tekanan tersebut juga berpotensi mempersempit ruang fiskal pemerintah. CORE menilai bahwa pemerintah biasanya akan mengandalkan realokasi belanja, optimalisasi penerimaan dari komoditas, serta penggunaan Saldo Anggaran Lebih (SAL) untuk meredam tekanan. Namun, SAL hanya berfungsi sebagai bantalan jangka pendek dan bukan solusi struktural. Penggunaan yang terlalu agresif justru berisiko mengurangi fleksibilitas fiskal, terutama di tengah kondisi defisit yang mendekati batas aman.

Selain itu, tekanan fiskal dapat berdampak pada efisiensi belanja negara, khususnya pada program-program besar, serta mendorong peningkatan pembiayaan melalui surat berharga negara (SBN). Di sisi lain, jika harga BBM tetap ditahan, kompensasi energi berpotensi membengkak seiring harga minyak mentah Brent yang telah mencapai US$ 103,36 per barel pada Rabu (1/4). Hingga Februari 2026, realisasi subsidi dan kompensasi energi tercatat sebesar Rp 51,5 triliun atau melonjak 382,5% yoy.

Selisih antara harga jual dan nilai keekonomian BBM juga berpotensi ditanggung oleh Pertamina, yang dapat menimbulkan risiko terhadap likuiditas jika berlangsung dalam jangka panjang. Meski Kementerian Keuangan memastikan kondisi likuiditas Pertamina tetap sehat dan memiliki ruang yang cukup dan didukung percepatan pembayaran subsidi dan kompensasi sebesar 70% per bulan, kebijakan ini dinilai hanya efektif dalam jangka pendek dan tetap menyimpan risiko jika tekanan harga minyak berlanjut.

Data Terkait

serapan-anggaran-mbg-hingga-april-2026-capai-21
Ekonomi

Serapan Anggaran MBG hingga April 2026 Capai 21%

Realisasi anggaran MBG mencapai Rp 70,2 triliun hingga 27 April 2026 Capai 20,9% dari total dana Rp 355 triliun.

12 Mei 2026

harga-komoditas-impor-naik-ini-deretan-barang-yang-ikut-melonjak
Ekonomi

Harga Komoditas Impor Naik, Ini Deretan Barang yang Ikut Melonjak

Kenaikan harga energi akibat konflik Timur Tengah mendorong lonjakan harga barang impor yang berdampak terhadap harga BBM, LPG, hingga kedelai impor nasional.

28 Apr 2026

kenaikan-harga-lpg-tekan-ekonomi-ketergantungan-10-provinsi-di-atas-95
Ekonomi

Kenaikan Harga LPG Tekan Ekonomi, Ketergantungan 10 Provinsi di Atas 95%

Kenaikan harga LPG menekan ekonomi rumah tangga, di tengah ketergantungan tinggi di 10 provinsi yang melampaui 95%. Kalimantan Timur catat pengguna tertinggi.

22 Apr 2026

tren-pengguna-turun-transisi-kompor-listrik-perlu-dioptimalkan
Ekonomi

Tren Pengguna Turun, Transisi Kompor Listrik Perlu Dioptimalkan

Transisi kompor listrik didorong guna menekan impor LPG, namun dalam 5 tahun terakhir penggunaannya justru menurun sehingga perlu dioptimalkan.

20 Apr 2026

pemerintah-ubah-kepemilikan-kopdes-merah-putih-bumdes-dominasi-aset
Ekonomi

Pemerintah Ubah Kepemilikan Kopdes Merah Putih, BUMDes Dominasi Aset

PMK No 15/2026 mengubah skema pendanaan KDMP dan menetapkan aset menjadi milik pemerintah daerah/desa. Hingga April 2026, aset koperasi didominasi BUMDes.

14 Apr 2026

pemerintah-tahan-harga-bbm-beban-subsidi-berpotensi-membengkak
Ekonomi

Pemerintah Tahan Harga BBM, Beban Subsidi Berpotensi Membengkak

Pemerintah belum menaikkan harga BBM meski minyak dunia sudah melambung. Dalam 5 tahun terakhir, realisasi BBM subsidi naik 74,86% sejak 2020.

8 Apr 2026