Dampak Gelombang PHK bagi Perekonomian Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Dampak Gelombang PHK bagi Perekonomian Nasional
Dampak PHK bagi Perekonomian Indonesia, 2026

Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali menjadi perhatian di tengah tekanan terhadap perekonomian nasional. Konfederasi Serikat Pekerja Buruh Seluruh Indonesia (KSPSI) mengungkapkan sekitar 55 ribu buruh berpotensi terkena PHK akibat kenaikan harga gas industri. 

Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah PHK hingga Juni 2026 telah mencapai 43 ribu pekerja, melonjak 83,21% dibandingkan Mei 2026 yang tercatat sebanyak 23,47 ribu pekerja.

Menurut pengamatan INDEF, gelombang PHK berisiko memberikan tekanan besar terhadap sektor padat karya dan industri manufaktur yang sangat sensitif terhadap kenaikan biaya produksi maupun pelemahan permintaan pasar. Kondisi tersebut mempersempit ruang gerak perusahaan sehingga mendorong langkah efisiensi untuk menjaga keberlangsungan usaha. 

Dampaknya tidak hanya dirasakan dunia industri, tetapi juga berpotensi mengurangi daya beli masyarakat. Kajian Ekonom dan pakar kebijakan publik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) menyebutkan, PHK menyebabkan kemampuan masyarakat untuk berbelanja melemah sehingga menekan konsumsi rumah tangga yang menjadi motor utama perekonomian. Padahal hingga kuartal I-2026, PDB konsumsi rumah tangga masih tumbuh 5,52% dengan kontribusi 54,36% terhadap PDB nasional.

Dampak PHK bagi Perekonomian Indonesia, 2026 - (INDEF & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Dampak PHK bagi Perekonomian Indonesia, 2026 - (INDEF & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Tekanan PHK juga berpotensi mengurangi pendapatan masyarakat secara signifikan. Dengan rata-rata upah buruh sebesar Rp 3,29 juta per bulan, potensi pendapatan masyarakat yang terganggu akibat PHK sejak 2023 hingga Mei 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 triliun per tahun apabila para pekerja belum memperoleh pekerjaan baru. Meski bukan merupakan estimasi kerugian final, hal tersebut menunjukkan besarnya konsekuensi makroekonomi dari gelombang PHK. 

Di sisi lain, OJK mencatat piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan mencapai Rp 514,65 triliun pada April 2026 dengan rasio NPF sebesar 2,89%, meningkat dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 2,83%. Outstanding BNPL perusahaan pembiayaan juga melonjak 56,92% secara tahunan menjadi Rp 12,93 triliun dengan NPF 2,99%, sedangkan outstanding pinjaman online mencapai Rp 102,07 triliun dengan tingkat wanprestasi di atas 90 hari sebesar 4,62%. Walaupun belum mengindikasikan krisis, kondisi tersebut perlu diantisipasi, terutama di wilayah dengan angka PHK tinggi seperti Jawa Barat dan Banten.

Selain berdampak pada sektor keuangan, PHK juga meningkatkan risiko bertambahnya jumlah penduduk miskin karena keluarga yang kehilangan sumber pendapatan berpotensi kembali berada di bawah garis kemiskinan. BPS mencatat jumlah penduduk miskin Indonesia pada September 2025 mencapai 23,36 juta orang atau 8,25% dari total populasi. 

Di sisi lain, Ekonom UPN juga menilai PHK di sektor industri dapat menekan pendapatan UMKM di sekitar kawasan pabrik, seperti warung makan, toko sembako, hingga pedagang kaki lima. Padahal, UMKM berkontribusi sekitar 61% terhadap PDB nasional dan menyerap 97% tenaga kerja Indonesia. 

Karena itu, upaya mitigasi PHK, penciptaan lapangan kerja baru, serta penguatan perlindungan sosial menjadi penting agar dampaknya tidak meluas terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Data Terkait

phk-kembali-marak-ini-hak-pesangon-menurut-alasan-phk
Ekonomi

PHK Kembali Marak, Ini Hak Pesangon Menurut Alasan PHK

Kemnaker mencatat 32.389 pekerja terkena PHK pada semester I-2026. Besaran pesangon diatur sesuai alasan PHK dan kondisi perusahaan berdasarkan PP 35/2021.

11 Agu 2026

cegah-gelombang-phk-pemerintah-siapkan-berbagai-stimulus-industri
Ekonomi

Cegah Gelombang PHK, Pemerintah Siapkan Berbagai Stimulus Industri

Pemerintah memperkuat berbagai stimulus industri seperti insentif pajak hingga program magang guna menekan PHK.

7 Agu 2026

phk-membayangi-ini-strategi-mitigasi-bagi-pekerja-hingga-perusahaan
Ekonomi

PHK Membayangi, Ini Strategi Mitigasi bagi Pekerja hingga Perusahaan

Ancaman PHK kembali meningkat dengan sekitar 1.500 pekerja di dua perusahaan manufaktur terdampak. Kemnaker menyiapkan strategi mitigasi bagi pekerja, perusahaan, dan pemerintah.

4 Agu 2026

gelombang-phk-mayoritas-pekerja-indonesia-masih-lulusan-sd-ke-bawah
Ekonomi

Gelombang PHK, Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD ke Bawah

PHK mencapai 32.389 pekerja hingga semester I-2026. Di sisi lain, tenaga kerja Indonesia masih didominasi lulusan SD ke bawah sebanyak 52,41 juta orang.

2 Agu 2026

phk-membayangi-produktivitas-tenaga-kerja-ri-masih-tertinggal
Ekonomi

PHK Membayangi, Produktivitas Tenaga Kerja RI Masih Tertinggal

PHK membayangi dunia usaha RI. Di sisi lain, produktivitas tenaga kerja Indonesia masih tertinggal dari sejumlah negara Asia sehingga jadi tantangan daya saing.

31 Jul 2026

tembus-32-ribu-pekerja-ini-strategi-pemerintah-tekan-gelombang-phk
Ekonomi

Tembus 32 Ribu Pekerja, Ini Strategi Pemerintah Tekan Gelombang PHK

PHK mencapai 32.389 pekerja pada semester I-2026. Pemerintah menyiapkan berbagai upaya mitigasi, dari pendampingan perusahaan hingga pembentukan satgas khusus.

31 Jul 2026