Transisi Energi Dikebut di Tengah Krisis, Partisipasi Publik Masih Minim

Selasa, 31 Maret 2026 | 15:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Transisi Energi Dikebut di Tengah Krisis, Partisipasi Publik Masih Minim
Tingkat Pemahaman Publik terhadap Transisi Energi Indonesia, 2025

Ketahanan energi Indonesia menghadapi tekanan serius akibat lonjakan harga minyak global yang dipicu konflik geopolitik antara Iran dan AS sejak akhir Februari 2026. Penutupan Selat Hormuz sebagai jalur utama perdagangan energi dunia turut mengganggu distribusi dan mendorong kenaikan harga minyak. Data Investing mencatat, pada Senin (30/3) pukul 19.12 WIB, harga minyak Brent berjangka telah mencapai US$ 107,74 per barel.

Kondisi ini meningkatkan risiko krisis energi, terutama karena Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM). Untuk merespons tekanan tersebut, pemerintah mempercepat transisi menuju energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Salah satu upaya yang tengah didorong adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 gigawatt (GW) oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Selain tenaga surya, pengembangan EBT juga mencakup sumber lain seperti panas bumi (geothermal) dan tenaga air guna memperkuat ketahanan energi nasional. Langkah ini juga sejalan dengan target net zero emission (NZE) yang ditetapkan dapat tercapai pada 2060 atau lebih cepat, melalui transisi dari energi fosil ke energi terbarukan dan nuklir, peningkatan efisiensi energi, serta penerapan teknologi penangkapan karbon.

Meski arah kebijakan sudah jelas, tantangan masih muncul dari sisi partisipasi publik. Riset Institute for Essential Services Reform (IESR) dalam Indonesia Transition Energy Outlook 2026 yang dipublikasikan pada 2025 menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat masih berada pada level menengah. Sebanyak 34% masyarakat memiliki pemahaman sedang dan mengikuti perkembangan isu transisi energi, sementara 26% tergolong memiliki pemahaman tinggi dan telah menerapkan pengetahuan tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

Tingkat Pemahaman Publik terhadap Transisi Energi Indonesia, 2025 - (IESR/Diproduksi Gemini AI)
Tingkat Pemahaman Publik terhadap Transisi Energi Indonesia, 2025 - (IESR/Diproduksi Gemini AI)

Di sisi lain, sebanyak 14% masyarakat masih memiliki pemahaman minim terhadap isu transisi energi, terdiri dari 12% yang hanya sedikit mengetahui dan 2% yang bahkan belum pernah mendengar tentang transisi energi. Untuk mempercepat peralihan menuju energi bersih, IESR merekomendasikan peningkatan keterlibatan publik dalam proyek-proyek EBT agar partisipasi masyarakat menjadi lebih luas dan berdampak nyata dalam mendukung transisi energi nasional.

Data Terkait

pemerintah-dorong-transisi-energi-kesiapan-tingkat-provinsi-masih-sedang
Ekonomi

Pemerintah Dorong Transisi Energi, Kesiapan Tingkat Provinsi Masih Sedang

Transisi energi RI dipercepat di tengah risiko krisis global, namun kesiapan di berbagai provinsi masih relatif sedang hingga rendah.

2 jam yang lalu

program-b50-dikebut-biodiesel-berperan-nyata-bagi-sosial-dan-lingkungan
Ekonomi

Program B50 Dikebut, Biodiesel Berperan Nyata bagi Sosial dan Lingkungan

Implementasi B50 dipercepat guna menghemat energi. Secara historis mandatori biodiesel memiliki kontribusi nyata di bidang sosial dan lingkungan.

9 jam yang lalu

pembiayaan-nze-butuh-dana-besar-kesiapan-perbankan-masih-minim
Ekonomi

Pembiayaan NZE Butuh Dana Besar, Kesiapan Perbankan Masih Minim

Kebutuhan dana NZE capai Rp 794,6 triliun per tahun, namun kesiapan perbankan belum merata akibat kendala regulasi, SDM, dan standar proyek hijau.

2 hari yang lalu

risiko-krisis-energi-dorong-ri-akselerasi-transisi-menuju-nze-2060
Ekonomi

Risiko Krisis Energi Dorong RI Akselerasi Transisi Menuju NZE 2060

Lonjakan harga minyak akibat konflik Timur Tengah percepat EBT. RI ditargetkan capai transisi energi menuju net zero emission (NZE) pada 2060.

3 hari yang lalu

percepat-transisi-energi-bauran-ebt-nasional-capai-1575-di-2025
Ekonomi

Percepat Transisi Energi, Bauran EBT Nasional Capai 15,75% di 2025

Konflik Iran-AS menyebabkan harga minyak mentah melambung dan mendorong krisis energi. Indonesia kemudian mempercepat transisi energi, adapun bauran EBT telah mencapai 15,75% pada 2025.

6 hari yang lalu

gejolak-pasokan-energi-global-picu-status-darurat-di-berbagai-negara
Internasional

Gejolak Pasokan Energi Global Picu Status Darurat di Berbagai Negara

Krisis energi dunia kian memanas seiring dengan eskalasi konflik di Timur Tengah yang mengganggu stabilitas pasokan BBM.

27 Mar 2026