Di Tengah Krisis Energi Global, RI Punya Potensi EBT Hingga 3.600 GW

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Di Tengah Krisis Energi Global, RI Punya Potensi EBT Hingga 3.600 GW
Potensi Energi Baru Terbarukan Indonesia, 2025

Ketegangan berkepanjangan antara Iran dan Amerika Serikat memicu krisis energi global, terutama akibat gangguan distribusi di Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia. Kondisi ini mendorong harga minyak global melonjak hingga menembus US$ 100 per barel, sehingga meningkatkan tekanan terhadap pasokan energi global.

Dampak tersebut turut dirasakan Indonesia yang masih bergantung pada impor minyak untuk memenuhi kebutuhan energi domestik. Sebagai respons, pemerintah mempercepat transisi menuju energi baru dan terbarukan (EBT) guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, potensi EBT Indonesia sangat besar dan didominasi energi surya yang mencapai 3.315 GW pada 2025. Wilayah Sumatera menyumbang sekitar 36% dari total potensi energi surya nasional. Selain itu, energi angin mencapai 154,58 GW dan energi air sebesar 95,05 GW, dengan potensi energi angin terbesar berada di Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara yang mencapai sekitar 40% dari total nasional. Untuk energi air, potensi terdiri dari run of river sebesar 94,63 MW dan reservoir sebesar 423 MW.

Potensi Energi Baru Terbarukan Indonesia, 2025 - (Kementerian ESDM/Karen Agatha)
Potensi Energi Baru Terbarukan Indonesia, 2025 - (Kementerian ESDM/Karen Agatha)

Di sisi lain, potensi bioenergi juga cukup signifikan dengan biomassa sebesar 53,43 GW dan biogas 2,29 GW. Sumatera mendominasi potensi biomassa sekitar 54%, sementara Jawa memiliki potensi biogas terbesar sekitar 64%. Adapun energi panas bumi mencapai 23,77 GW dengan sekitar 40% berada di Sumatera yang tersebar di 101 lokasi. Sementara itu, potensi energi arus laut mencapai 16,54 GW yang terdiri dari 10,74 GW teoretikal, 4,30 GW teknikal, dan 1,50 GW praktikal yang tersebar di 8 provinsi.

Data Terkait

pemerintah-dorong-transisi-energi-kesiapan-tingkat-provinsi-masih-sedang
Ekonomi

Pemerintah Dorong Transisi Energi, Kesiapan Tingkat Provinsi Masih Sedang

Transisi energi RI dipercepat di tengah risiko krisis global, namun kesiapan di berbagai provinsi masih relatif sedang hingga rendah.

2 jam yang lalu

program-b50-dikebut-biodiesel-berperan-nyata-bagi-sosial-dan-lingkungan
Ekonomi

Program B50 Dikebut, Biodiesel Berperan Nyata bagi Sosial dan Lingkungan

Implementasi B50 dipercepat guna menghemat energi. Secara historis mandatori biodiesel memiliki kontribusi nyata di bidang sosial dan lingkungan.

9 jam yang lalu

pembiayaan-nze-butuh-dana-besar-kesiapan-perbankan-masih-minim
Ekonomi

Pembiayaan NZE Butuh Dana Besar, Kesiapan Perbankan Masih Minim

Kebutuhan dana NZE capai Rp 794,6 triliun per tahun, namun kesiapan perbankan belum merata akibat kendala regulasi, SDM, dan standar proyek hijau.

2 hari yang lalu

transisi-energi-dikebut-di-tengah-krisis-partisipasi-publik-masih-minim
Ekonomi

Transisi Energi Dikebut di Tengah Krisis, Partisipasi Publik Masih Minim

Indonesia hadapi risiko krisis energi akibat lonjakan harga minyak. Meski transisi energi menuju NZE 2060 dipercepat, partisipasi publik masih terbatas.

3 hari yang lalu

konflik-iran-as-angkat-saham-energi-dan-emas-bagaimana-kinerjanya-kini
Ekonomi

Konflik Iran-AS Angkat Saham Energi dan Emas, Bagaimana Kinerjanya Kini?

Saham energi dan emas sempat naik usai konflik Iran-AS, namun terkoreksi seiring IHSG turun 11,48% dan risiko defisit fiskal di atas 3%.

3 hari yang lalu

risiko-krisis-energi-dorong-ri-akselerasi-transisi-menuju-nze-2060
Ekonomi

Risiko Krisis Energi Dorong RI Akselerasi Transisi Menuju NZE 2060

Lonjakan harga minyak akibat konflik Timur Tengah percepat EBT. RI ditargetkan capai transisi energi menuju net zero emission (NZE) pada 2060.

3 hari yang lalu