Ketergantungan Impor Tinggi, Konflik Israel-Iran Ancam Pasokan Migas RI

Kamis, 5 Maret 2026 | 12:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Ketergantungan Impor Tinggi, Konflik Israel-Iran Ancam Pasokan Migas RI
Impor migas RI dari Timur Tengah didominasi oleh Arab Saudi. Ketegangan Israel-Iran berisiko ganggu pasokan energi di Tanah Air.

Indonesia masih bergantung pada pasokan energi dari kawasan Timur Tengah. Data Kementerian Perdagangan mencatat, impor migas, khususnya bahan bakar mineral dari Arab Saudi mencapai US$ 2,58 miliar pada 2025 atau setara 70,87% dari total impor Indonesia dari negara tersebut. Meski menjadi yang terbesar di kawasan, nilai ini tercatat turun 20,69% dibandingkan tahun sebelumnya.

Impor migas RI dari Timur Tengah didominasi oleh Arab Saudi. Ketegangan Israel-Iran berisiko ganggu pasokan energi di Tanah Air. - (Kementerian Perdagangan/Karen Agatha)
Impor migas RI dari Timur Tengah didominasi oleh Arab Saudi. Ketegangan Israel-Iran berisiko ganggu pasokan energi di Tanah Air. - (Kementerian Perdagangan/Karen Agatha)

Selain Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Qatar masuk dalam tiga besar pemasok bahan bakar mineral ke Indonesia. Sepanjang 2025, impor migas dari UEA tercatat US$ 995,70 juta dengan pangsa 41,30%. Sementara dari Qatar impor migas mencapai US$ 776,10 juta atau berkontribusi 61,79% terhadap total impor dari negara itu.

Selain negara tersebut, negara Timur Tengah seperti Kuwait dan Bahrain juga menyumbang impor migas jumbo. Adapun Iran relatif kecil, dengan angka impor migas di 2025 hanya US$ 0,50 juta, meski tetap tumbuh 13,65% dibanding tahun sebelumnya.

Ketergantungan yang tinggi terhadap energi kawasan tersebut membuat Indonesia rentan terhadap gejolak geopolitik. Konflik Israel-Iran yang berlangsung sejak 28 Februari 2026 berpotensi mengganggu distribusi energi global, terutama di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan minyak dan gas dunia. Bob McNally, mantan penasihat energi Gedung Putih era Presiden AS ke-41, mengingatkan bahwa penutupan jalur ini dalam waktu lama dapat memicu perlambatan ekonomi global akibat terganggunya arus migas dan perdagangan internasional.

Data Terkait

houthi-serang-kapal-tanker-saudi-di-laut-merah
Internasional

Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah

Timteng kembali bergejolak. Kelompok bersenjata Houthi di Yaman yang didukung Iran mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak milik Arab Saudi

23 Jul 2026

houthi-serang-saudi-timteng-kembali-memanas
Internasional

Houthi Serang Saudi, TimTeng Kembali Memanas

Kondisi di Timur Tengah kembali memanas. Kelompok Houthi yang didukung Iran kembali meluncurkan serangan rudal ke wilayah Arab Saudi

15 Jul 2026

perkembangan-terkini-as-serang-iran-yang-wajib-diketahui
Internasional

Perkembangan Terkini AS Serang Iran yang Wajib Diketahui

Ketegangan AS-Iran kembali memuncak setelah militer AS melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah fasilitas militer Iran di sekitar Selat Hormuz.

13 Jul 2026

surplus-dagang-ri-kian-menipis-sektor-migas-picu-lonjakan-impor
Ekonomi

Surplus Dagang RI Kian Menipis, Sektor Migas Picu Lonjakan Impor

Lonjakan impor Indonesia sebesar 22,49% yoy pada April 2026, terutama impor migas yang naik 82,52%, membuat surplus dagang menyusut menjadi US$ 89,1 juta.

5 Jun 2026

surplus-dagang-ri-anjlok-ke-us-891-juta-tergerus-lonjakan-impor
Ekonomi

Surplus Dagang RI Anjlok ke US$ 89,1 Juta, Tergerus Lonjakan Impor

Surplus neraca dagang Indonesia menyusut drastis menjadi US$ 89,1 juta pada April 2026 akibat lonjakan impor 22,49% yoy, terutama dari komoditas migas.

5 Jun 2026

harga-avtur-melonjak-tiket-pesawat-domestik-bisa-naik-sampai-50
Ekonomi

Harga Avtur Melonjak, Tiket Pesawat Domestik Bisa Naik Sampai 50%

Harga avtur melonjak hingga 95,22% sepanjang 2026. Pemerintah mengizinkan maskapai menaikkan fuel surcharge hingga maksimal 50% dari TBA.

16 Mei 2026