Deretan Kesepakatan Dagang Indonesia-AS di Sektor Energi

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Deretan Kesepakatan Dagang Indonesia-AS di Sektor Energi
Perjanjian dagang RI-AS tetap berjalan dan memuat komitmen impor energi, bioetanol E5–E20, rare earth, hingga PLTN mini meski tarif global AS dibatalkan.

Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) pada 19 Februari 2026. Perjanjian bilateral ini mengatur tarif timbal balik sekaligus memberi pengecualian bagi komoditas andalan Indonesia seperti sawit, kakao, kopi, karet, dan tekstil. Walau Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif resiprokal global, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan kesepakatan RI-AS tetap berlaku dengan masa konsultasi sekitar 60 hari sebelum implementasi penuh.

Dalam sektor energi, Indonesia berkomitmen memfasilitasi impor LPG senilai US$ 3,5 miliar, minyak mentah US$ 4,5 miliar, serta BBM olahan US$ 7 miliar sebagaimana tercantum dalam dokumen ART. Selain itu, Indonesia juga diminta menambah pembelian batu bara metalurgi dari AS, meski rincian volume dan nilainya belum dijabarkan lebih lanjut dalam perjanjian.

Perjanjian dagang RI-AS tetap berjalan dan memuat komitmen impor energi, bioetanol E5–E20, rare earth, hingga PLTN mini meski tarif global AS dibatalkan. - (Dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART)/Karen Agatha)
Perjanjian dagang RI-AS tetap berjalan dan memuat komitmen impor energi, bioetanol E5–E20, rare earth, hingga PLTN mini meski tarif global AS dibatalkan. - (Dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART)/Karen Agatha)

Kerja sama juga mencakup pengelolaan mineral kritis, termasuk logam tanah jarang, dari tahap hulu hingga hilir. Kolaborasi ini meliputi seluruh rantai pasok rare earth sebagai bagian penguatan industri strategis. Di saat yang sama, Indonesia membuka peluang impor bioetanol dari AS dan akan menerapkan campuran bensin E5 pada 2028 serta E10 pada 2030, dengan target bertahap menuju E20 sesuai kesiapan pasokan dan infrastruktur.

Sebagai bagian transisi energi jangka panjang, Indonesia akan bermitra dengan AS dan Jepang untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir reaktor kecil di Kalimantan Barat. Di sisi lain, terdapat ketentuan pembatasan produksi smelter asing agar sejalan dengan kuota tambang nasional, mencakup komoditas seperti nikel, kobalt, bauksit, tembaga, timah, dan mangan.

Data Terkait

resmi-diteken-ini-rincian-perjanjian-dagang-ri-as-menurut-sektor
Ekonomi

Resmi Diteken, Ini Rincian Perjanjian Dagang RI-AS Menurut Sektor

RI-AS teken ART pada 19 Februari 2026. Meski tarif global dibatalkan MA AS, kesepakatan dagang tetap jalan dan mencakup sektor industri, pangan, hingga digital.

3 hari yang lalu

ramai-dikritik-pemerintah-luruskan-isu-krusial-di-perjanjian-dagang-ri-as
Ekonomi

Ramai Dikritik, Pemerintah Luruskan Isu Krusial di Perjanjian Dagang RI-AS

Kesepakatan dagang RI-AS picu kritik soal akses data hingga pengelolaan rare earth. Pemerintah menegaskan tak ada ancaman bagi kedaulatan dan industri nasional.

3 hari yang lalu

tetap-berlanjut-perjanjian-ri-as-bawa-manfaat-selain-tarif-resiprokal
Ekonomi

Tetap Berlanjut, Perjanjian RI-AS Bawa Manfaat Selain Tarif Resiprokal

Kerja sama dagang RI-AS berlanjut walau MA AS membatalkan tarif global, karena perjanjian mencakup manfaat lain di luar skema tarif resiprokal.

5 hari yang lalu

perjanjian-perdagangan-resiprokal-ri-as-disorot-ada-potensi-risiko
Internasional

Perjanjian Perdagangan Resiprokal RI-AS Disorot, Ada Potensi Risiko

Perjanjian dagang resiprokal RI-AS dinilai berisiko bagi kedaulatan ekonomi, SDA, dan digital. Pemerintah menegaskan perlindungan industri dan data tetap dijaga.

5 hari yang lalu

tarif-resiprokal-dibatalkan-simak-poin-putusan-ma-as
Internasional

Tarif Resiprokal Dibatalkan, Simak Poin Putusan MA AS

Mahkamah Agung AS menyatakan Trump melampaui kewenangan saat tetapkan tarif berbasis IEEPA. Sejumlah tarif dibatalkan, sebagian tetap berlaku.

6 hari yang lalu

as-pasar-kedua-ekspor-terbesar-ri-pembatalan-tarif-untungkan-eksportir
Internasional

AS Pasar Kedua Ekspor Terbesar RI, Pembatalan Tarif Untungkan Eksportir

Ekspor Indonesia ke AS capai US$ 30,96 miliar pada 2025 dan menjadikannya pasar terbesar kedua. Putusan MA AS soal tarif resiprokal bisa untungkan eksportir RI.

6 hari yang lalu