Nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat sebesar US$ 30,96 miliar. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, sejumlah komoditas manufaktur dan berbasis sumber daya alam masih menjadi penopang utama kinerja ekspor ke pasar tersebut.
Minyak nabati menempati posisi teratas dengan nilai pengiriman mencapai US$ 1,30 miliar. Produk manufaktur juga menunjukkan kontribusi signifikan, terutama peralatan listrik yang dirakit sebesar US$ 1,26 miliar. Sementara itu, peralatan listrik yang belum dirakit serta mesin dan peralatan listrik masing-masing membukukan nilai ekspor US$ 0,89 miliar.
Selain itu, alas kaki mencatatkan ekspor sebesar US$ 0,88 miliar dan ekspor peralatan komunikasi senilai US$ 0,80 miliar. Produk perikanan seperti krustasea atau udang beku menyumbang ekspor sebesar US$ 0,73 miliar. Selain komoditas di atas, ban pneumatik baru dari karet, karet alam dengan spesifikasi teknis hingga kakao turut menjadi komoditas unggulan ekspor Indonesia ke AS.