Potensi Gangguan Dagang Indonesia Akibat Ketegangan di Selat Hormuz

Rabu, 4 Maret 2026 | 09:00 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Potensi Gangguan Dagang Indonesia Akibat Ketegangan di Selat Hormuz
Ketegangan Selat Hormuz ancam perdagangan RI dengan UAE, Oman, & Iran senilai ratusan juta dan pasokan energi.

Kinerja perdagangan Indonesia dengan Uni Emirat Arab (UAE), Oman, dan Iran mencatatkan pertumbuhan signifikan pada awal 2026, namun bayang-bayang penutupan Selat Hormuz mengancam stabilitas arus logistik nasional. UAE muncul sebagai mitra paling strategis dengan nilai ekspor mencapai US$ 367,3 juta, didominasi oleh komoditas perhiasan dan peralatan listrik. Jika jalur utama Selat Hormuz terganggu, Indonesia tidak hanya terancam kehilangan pasar ekspor yang tumbuh hingga 49% di wilayah tersebut, tetapi juga menghadapi hambatan distribusi produk manufaktur seperti kendaraan dan besi baja yang menjadi andalan pengiriman ke kawasan Teluk.

Di sisi impor, ketergantungan Indonesia terhadap pasokan energi dan bahan baku industri dari kawasan ini sangat krusial. Total impor migas dan non-migas dari UAE dan Oman saja melampaui angka US$ 490 juta, dengan komoditas kritis seperti bahan bakar mineral, besi baja, serta bahan kimia dasar. Penutupan akses Selat Hormuz dipastikan akan memicu lonjakan biaya logistik dan kelangkaan pasokan bahan baku yang dapat melumpuhkan industri dalam negeri. Data Kementerian Perdagangan pada Januari 2026 menunjukkan betapa vitalnya jalur ini, mengingat hampir seluruh arus keluar-masuk barang dengan ketiga negara tersebut bergantung pada keamanan navigasi di perairan strategis tersebut.

Berikut data statistik ekspor-impor Indonesia terhadap 3 negara mitra dagang di Selat Hormuz:

Statistik Ekspor-Impor Indonesia: UAE, Oman, dan Iran (Periode Januari 2026) - (Satu Data Perdagangan/Ajeng Wirachmi)
Statistik Ekspor-Impor Indonesia: UAE, Oman, dan Iran (Periode Januari 2026) - (Satu Data Perdagangan/Ajeng Wirachmi)

Data Terkait

update-konflik-iran-as-israel-iran-ancam-negara-pendukung-sanksi-as-di-selat-hormuz
Internasional

Update Konflik Iran-AS-Israel: Iran Ancam Negara Pendukung Sanksi AS di Selat Hormuz

Konflik Iran-AS-Israel kembali memanas pada Minggu (10/5/2026). Iran meningkatkan tekanan kepada negara-negara yang mengikuti sanksi AS terhadap Teheran akan menghadapi kesulitan melintasi Selat Hormuz.

11 Mei 2026

update-situasi-selat-hormuz-as-lumpuhkan-kapal-tanker-iran
Internasional

Update Situasi Selat Hormuz: AS Lumpuhkan Kapal Tanker Iran

Ketegangan geopolitik di Selat Hormuz kembali meningkat. Pada 6 Mei 2026, militer AS menembaki dan melumpuhkan kapal tanker berbendera Iran, M/T Hasna, yang diduga mencoba menerobos blokade angkatan laut AS di sekitar Selat Hormuz.

7 Mei 2026

kondisi-terbaru-selat-hormuz-iran-kembali-tutup-akses
Internasional

Kondisi Terbaru Selat Hormuz, Iran Kembali Tutup Akses

Situasi keamanan di jalur perdagangan maritim penting di dunia memasuki fase kritis. Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada tanggal 18 April 2026.

20 Apr 2026

negosiasi-iranas-buntu-pakistan-dorong-kembali-jalur-diplomasi
Internasional

Negosiasi Iran–AS Buntu, Pakistan Dorong Kembali Jalur Diplomasi

Pakistan kembali mengambil peran sebagai mediator setelah perundingan yang berlangsung di Islamabad pada Selasa (11/4/2026) gagal mencapai kesepakatan dan memicu ketegangan kembali di Selat Hormuz.

16 Apr 2026

diplomasi-buntu-as-ancam-blokade-selat-hormuz
Internasional

Diplomasi Buntu: AS Ancam Blokade Selat Hormuz

Perundingan di Islamabad selama 21 jam berakhir tanpa kesepakatan. Ketegangan meningkat saat Trump mengumumkan rencana blokade Selat Hormuz usai negosiasi gagal.

13 Apr 2026

iran-ajukan-10-syarat-perdamaian-ke-as-apa-saja-isinya
Internasional

Iran Ajukan 10 Syarat Perdamaian ke AS, Apa Saja Isinya?

Secara keseluruhan, terdapat 10 poin utama yang menjadi dasar posisi tawar Teheran, mulai dari tuntutan komitmen AS untuk tidak melakukan agresi militer hingga penegasan kendali Iran atas Selat Hormuz.

9 Apr 2026