Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencatat pertumbuhan 5,39% secara tahunan pada triwulan IV-2025. Laju ini meningkat dibandingkan awal tahun, saat ekonomi hanya tumbuh 4,87% yoy pada triwulan I-2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi 53,63% terhadap PDB tahunan. Pada triwulan IV-2025, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,11% yoy, mencerminkan daya beli masyarakat yang relatif terjaga.
Dari sisi eksternal, pertumbuhan ekonomi turut ditopang kinerja ekspor yang meningkat 7,03% secara kumulatif tahunan (c-to-c). Kenaikan ekspor ini sejalan dengan penguatan dolar AS terhadap rupiah yang mendorong nilai ekspor nasional. Meski demikian, realisasi ekspor 2025 sebesar US$ 282,91 miliar masih berada di bawah target pemerintah yang dipatok US$ 294,45 miliar, meski tetap tumbuh 6,15% yoy.
Sementara itu, berdasarkan lapangan usaha, sektor industri pengolahan masih menjadi kontributor terbesar PDB dengan pangsa 19,20%. Pada triwulan IV-2025, sektor ini mencatat pertumbuhan 5,40% yoy, menegaskan perannya sebagai tulang punggung ekonomi nasional.