Pajak Bruto Menguat Dikerek Sektor Pengolahan dan Pertambangan

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Pajak Bruto Menguat Dikerek Sektor Pengolahan dan Pertambangan
Pajak bruto dari berbagai sektor utama tumbuh di awal 2026 dipimpin oleh industri pengolahan dan pertambangan yang tumbuh dua digit.

Penerimaan pajak bruto dari sektor-sektor utama menunjukkan tren ekspansif pada awal 2026. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, industri pengolahan dan pertambangan mencatat pertumbuhan dua digit hingga Januari 2026. 

Pajak bruto dari berbagai sektor utama tumbuh di awal 2026 dipimpin oleh industri pengolahan dan pertambangan yang tumbuh dua digit. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)
Pajak bruto dari berbagai sektor utama tumbuh di awal 2026 dipimpin oleh industri pengolahan dan pertambangan yang tumbuh dua digit. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)

Industri pengolahan menjadi kontributor terbesar dengan kenaikan 18,10% yoy menjadi Rp 49,8 triliun serta menyumbang 29,40% terhadap total penerimaan. Kinerja ini ditopang subsektor pengilangan minyak bumi dan industri bahan kimia lainnya. Meski demikian, secara neto sektor ini mengalami kontraksi 2,9% akibat restitusi pada industri minyak kelapa sawit.

Sektor pertambangan membukukan realisasi Rp 19 triliun atau tumbuh 10,60% yoy dengan kontribusi 11,2%. Secara neto, penerimaan dari sektor ini meningkat 10,9%, terutama didorong aktivitas pertambangan minyak dan gas bumi.

Sementara itu, sektor perdagangan mencatat penerimaan Rp 43,10 triliun dengan pertumbuhan 2,6% yoy dan kontribusi 25,5%. Peningkatan terutama berasal dari perdagangan besar khusus dan transaksi daring yang sejalan dengan tren belanja online. Penurunan restitusi yang signifikan membuat pertumbuhan neto sektor perdagangan melonjak hingga 599,6%.

Data Terkait

defisit-apbn-sentuh-rp-546-triliun-di-awal-2026
Ekonomi

Defisit APBN Sentuh Rp 54,6 Triliun di Awal 2026

Hingga 31 Januari 2026, pendapatan negara mencapai Rp 172,7 triliun, belanja Rp 227,3 triliun, dengan defisit APBN mencapai Rp 54,6 triliun atau 0,21% PDB.

4 hari yang lalu

realisasi-belanja-kl-awal-2026-tumbuh-pesat-dipicu-thr-dan-pkh
Ekonomi

Realisasi Belanja K/L Awal 2026 Tumbuh Pesat, Dipicu THR dan PKH

Belanja K/L hingga Januari 2026 tembus Rp55,8 triliun. Belanja barang melonjak 702,5% yoy, bansos naik 129,2%, dipicu MBG dan percepatan PKH.

4 hari yang lalu

realisasi-pajak-neto-awal-2026-solid-pajak-lainnya-naik-hampir-700
Ekonomi

Realisasi Pajak Neto Awal 2026 Solid, Pajak Lainnya Naik Hampir 700%

Penerimaan pajak Januari 2026 naik solid. Pajak lainnya melonjak 685,8% dan PPN tumbuh 83,9%, meski sebagian setoran masih berupa deposit.

5 hari yang lalu

dana-desa-2026-turun-signifikan-lebih-dari-50-akan-dialihkan-ke-kopdes
Ekonomi

Dana Desa 2026 Turun Signifikan, Lebih dari 50% Akan Dialihkan ke Kopdes

Dana desa 2026 turun jadi Rp 60,57 triliun. Sebanyak 58,03% dialihkan ke Kopdes Merah Putih dan menuai penolakan dari kepala desa.

19 Feb 2026

industri-pengolahan-jadi-penopang-penerimaan-pajak-2025
Ekonomi

Industri Pengolahan Jadi Penopang Penerimaan Pajak 2025

Realisasi pajak 2025 mencapai Rp1.917,6 triliun atau 87,6% target. Industri pengolahan menjadi kontributor terbesar, disusul perdagangan.

23 Jan 2026

realisasi-pajak-2025-melambat-pemerintah-tetapkan-target-ambisius-untuk-2026
Ekonomi

Realisasi Pajak 2025 Melambat, Pemerintah Tetapkan Target Ambisius untuk 2026

Penerimaan pajak ditargetkan mencapai Rp2.357,70 triliun pada 2026. Sementara, dalam tiga tahun terakhir, realisasi penerimaan pajak tumbuh tipis 2,66%.

22 Jan 2026