Dana Desa 2026 Turun Signifikan, Lebih dari 50% Akan Dialihkan ke Kopdes

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:07 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.

Perkembangan Anggaran Dana Desa, 2015-2026 (Rp triliun)

Dana desa dalam 10 tahun terakhir meningkat signifikan. Data Kementerian Keuangan mencatat, dana desa telah melonjak hingga 241,9%, dari Rp 20,77 triliun pada 2015 menjadi Rp 71 triliun pada 2025. Namun pada 2026, anggaran tersebut turun 14,69% menjadi Rp 60,57 triliun. Penurunan ini terjadi di tengah kebijakan baru yang mengubah skema alokasi dana desa secara nasional.

Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026, pemerintah mewajibkan 58,03% dana desa dialokasikan untuk mendukung program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Kebijakan ini membuat total pemangkasan mencapai Rp 34,57 triliun. Jika sebelumnya rata-rata desa menerima sekitar Rp 1 miliar, kini nominalnya menyusut menjadi sekitar Rp 200-300 juta per desa.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai langkah tersebut berisiko terhadap efektivitas pembangunan desa. Ia menegaskan koperasi idealnya dibangun dari iuran anggota, bukan bertumpu pada hibah APBN. Tanpa fondasi partisipasi yang kuat, koperasi dikhawatirkan hanya menjadi instrumen penyerapan anggaran tanpa manfaat ekonomi berkelanjutan.

Selain itu, pemotongan hampir 60% dana desa berpotensi menghambat proyek prioritas seperti pembangunan jalan desa, saluran air, hingga fasilitas sanitasi yang telah dirancang melalui Musrenbangdes. Kebijakan yang dinilai terburu-buru tanpa kajian komprehensif ini dikhawatirkan mengganggu agenda pemberdayaan dan pembangunan desa.

Data Terkait

silang-pendapat-pejabat-terkait-ekspansi-ritel-modern-di-wilayah-desa
Politik

Silang Pendapat Pejabat Terkait Ekspansi Ritel Modern di Wilayah Desa

Wacana pembatasan ekspansi ritel modern ke wilayah perdesaan memicu perbedaan sikap di jajaran kabinet dan legislatif

3 hari yang lalu

defisit-apbn-sentuh-rp-546-triliun-di-awal-2026
Ekonomi

Defisit APBN Sentuh Rp 54,6 Triliun di Awal 2026

Hingga 31 Januari 2026, pendapatan negara mencapai Rp 172,7 triliun, belanja Rp 227,3 triliun, dengan defisit APBN mencapai Rp 54,6 triliun atau 0,21% PDB.

4 hari yang lalu

realisasi-belanja-kl-awal-2026-tumbuh-pesat-dipicu-thr-dan-pkh
Ekonomi

Realisasi Belanja K/L Awal 2026 Tumbuh Pesat, Dipicu THR dan PKH

Belanja K/L hingga Januari 2026 tembus Rp55,8 triliun. Belanja barang melonjak 702,5% yoy, bansos naik 129,2%, dipicu MBG dan percepatan PKH.

4 hari yang lalu

realisasi-pajak-neto-awal-2026-solid-pajak-lainnya-naik-hampir-700
Ekonomi

Realisasi Pajak Neto Awal 2026 Solid, Pajak Lainnya Naik Hampir 700%

Penerimaan pajak Januari 2026 naik solid. Pajak lainnya melonjak 685,8% dan PPN tumbuh 83,9%, meski sebagian setoran masih berupa deposit.

5 hari yang lalu

pajak-bruto-menguat-dikerek-sektor-pengolahan-dan-pertambangan
Ekonomi

Pajak Bruto Menguat Dikerek Sektor Pengolahan dan Pertambangan

Pajak bruto dari berbagai sektor utama tumbuh di awal 2026 dipimpin oleh industri pengolahan dan pertambangan yang tumbuh dua digit.

5 hari yang lalu

anggaran-dana-desa-melambat-naik-143-dalam-5-tahun
Ekonomi

Anggaran Dana Desa Melambat, Naik 1,43% dalam 5 Tahun

Dana Desa naik tipis 1,43% dalam 5 tahun menjadi Rp71 triliun pada 2024. Anggaran difokuskan untuk pemberdayaan, hingga penanganan isu prioritas desa.

25 Nov 2025