Belanja Program Prioritas 2025 Tembus Rp 1.360 Triliun

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Belanja Program Prioritas 2025 Tembus Rp 1.360 Triliun
Realisasi program prioritas 2025 mencapai Rp 1.360,2 triliun. Subsidi energi terbesar Rp 356,8 triliun, disusul MBG Rp 335 triliun.

Realisasi belanja program prioritas pemerintah sepanjang 2025 mencapai Rp1.360,2 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai sektor strategis yang berdampak langsung pada masyarakat di seluruh daerah, mulai dari perlindungan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur dasar.

Realisasi program prioritas 2025 mencapai Rp 1.360,2 triliun. Subsidi energi terbesar Rp 356,8 triliun, disusul MBG Rp 335 triliun. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)
Realisasi program prioritas 2025 mencapai Rp 1.360,2 triliun. Subsidi energi terbesar Rp 356,8 triliun, disusul MBG Rp 335 triliun. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)

Porsi terbesar berasal dari subsidi energi dan kompensasi yang mencapai Rp 356,8 triliun atau sekitar 26,23% dari total realisasi. Anggaran ini dikelola oleh Kementerian ESDM bersama Kementerian Keuangan guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Selain itu, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) menyerap Rp335 triliun, menjadikannya pos belanja terbesar kedua.

Belanja signifikan lainnya mencakup subsidi non-energi, KUR dan pupuk sebesar Rp 108,8 triliun, koperasi desa/kelurahan Merah Putih Rp83 triliun, serta bantuan iuran jaminan kesehatan Rp 69 triliun. Pemerintah juga menggelontorkan Rp 66,5 triliun untuk PIP/KIP Kuliah dan beasiswa, serta Rp 63,7 triliun untuk gaji dan tunjangan non-PNS di sektor pendidikan dan keagamaan.

Di sisi lain, anggaran turut diarahkan untuk perumahan Rp 49 triliun, Kartu Sembako Rp43,8 triliun, serta penguatan cadangan pangan dan Bulog Rp 33 triliun. Program keluarga harapan, pembangunan sekolah rakyat dan unggulan, lumbung pangan, hingga preservasi jalan, bendungan, irigasi, kampung nelayan, serta layanan kesehatan gratis juga menjadi bagian dari strategi pemerataan pembangunan 2025.

Data Terkait

bbm-tak-naik-risiko-fiskal-perlu-diwaspadai
Ekonomi

BBM Tak Naik, Risiko Fiskal Perlu Diwaspadai

BBM belum naik per 1 April 2026, namun beban subsidi berpotensi tembus Rp 400-500 triliun dan menekan fiskal di tengah minyak US$ 103,36 per barel.

1 Apr 2026

subsidi-energi-melonjak-102-dalam-5-tahun-capai-rp-381-t-di-2026
Ekonomi

Subsidi Energi Melonjak 102% Dalam 5 Tahun, Capai Rp 381 T di 2026

Anggaran subsidi energi naik 102% menjadi Rp 381,3 triliun pada 2026. Lonjakan dipicu harga minyak global dan peran APBN jaga daya beli.

30 Mar 2026

realisasi-belanja-kl-awal-2026-tumbuh-pesat-dipicu-thr-dan-pkh
Ekonomi

Realisasi Belanja K/L Awal 2026 Tumbuh Pesat, Dipicu THR dan PKH

Belanja K/L hingga Januari 2026 tembus Rp55,8 triliun. Belanja barang melonjak 702,5% yoy, bansos naik 129,2%, dipicu MBG dan percepatan PKH.

25 Feb 2026

pdb-indonesia-kuartal-i-2026-ditargetkan-6-faktor-ini-jadi-pendorong
Ekonomi

PDB Indonesia Kuartal I-2026 Ditargetkan 6%, Faktor Ini Jadi Pendorong

PDB kuartal I-2026 ditargetkan 5,5-6%. Belanja negara Rp 809 triliun, investasi strategis dan momentum libur jadi pendorong utama.

19 Feb 2026

fokus-tekan-kemiskinan-realisasi-bantuan-pemerintah-tembus-98-lebih
Ekonomi

Fokus Tekan Kemiskinan, Realisasi Bantuan Pemerintah Tembus 98% Lebih

PBI JKN dan BPNT jadi program utama pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan nasional pada 2025.

10 Feb 2026

realisasi-apbn-2025-di-bawah-target-defisit-fiskal-melebar
Ekonomi

Realisasi APBN 2025 di Bawah Target, Defisit Fiskal Melebar

Realisasi APBN 2025 menunjukkan penerimaan negara turun dan berada di bawah target sedangkan belanja negara masih naik meski sejumlah segmen terkoreksi.

31 Jan 2026