Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencatatkan pertumbuhan 5,39% secara tahunan pada 2025. Kinerja ini menunjukkan akselerasi dibandingkan awal tahun, ketika ekonomi nasional hanya tumbuh 4,87% yoy pada triwulan I-2025.
Dari sisi spasial, Sulawesi tampil sebagai kawasan dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi, mencapai 6,23% yoy. Pulau Jawa berada di posisi kedua dengan laju 5,30% yoy, diikuti Bali dan Nusa Tenggara yang tumbuh 4,87% yoy. Sementara itu, Sumatera dan Kalimantan masing-masing mencatat pertumbuhan 4,81% yoy dan 4,79% yoy. Adapun Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan paling rendah, yakni 1,44% yoy.
Meski bukan yang tertinggi, Pulau Jawa masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Pada 2025, kontribusi Jawa terhadap PDB Indonesia mencapai 56,93%. Sumatera menyusul sebagai kontributor terbesar kedua dengan porsi 22,22%, disusul Kalimantan sebesar 8,12%.
Wilayah lain memberikan sumbangan yang lebih kecil namun tetap signifikan. Sulawesi berkontribusi 7,22% terhadap PDB nasional, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,82%, serta Maluku dan Papua 2,69%.