Fokus Tekan Kemiskinan, Realisasi Bantuan Pemerintah Tembus 98% Lebih

Selasa, 10 Februari 2026 | 10:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Fokus Tekan Kemiskinan, Realisasi Bantuan Pemerintah Tembus 98% Lebih
PBI JKN dan BPNT jadi program utama pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan nasional pada 2025.

Pemerintah terus mengintensifkan berbagai program bantuan sosial sebagai instrumen utama pengentasan kemiskinan. Kementerian Keuangan mencatat, anggaran pada 2025 terbesar dialokasikan untuk bantuan iuran Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Realisasinya mencapai Rp46,3 triliun atau setara 99,57% dari pagu Rp46,5 triliun, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 96,8 juta peserta.

PBI JKN dan BPNT jadi program utama pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan nasional pada 2025. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)
PBI JKN dan BPNT jadi program utama pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan nasional pada 2025. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)

Selain PBI JKN, program kartu sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga menunjukkan penyerapan anggaran yang sangat tinggi. Realisasi BPNT tercatat sebesar Rp43,3 triliun atau 98,63% dari anggaran, dengan cakupan bantuan menyentuh 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Tingginya realisasi ini mencerminkan kuatnya peran bantuan pangan dalam menjaga daya beli masyarakat rentan.

Pemerintah juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) dengan realisasi Rp29,9 triliun pada 2025, setara 94,92% dari anggaran. Program ini mampu menjangkau sekitar 33,2 juta KPM, sehingga menjadi salah satu bantuan tunai dengan cakupan penerima terbesar.

Di sisi lain, dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup dan mobilitas sosial turut diperkuat melalui Program Keluarga Harapan (PKH) serta KIP Kuliah dan beasiswa. Masing-masing program terealisasi penuh 100%, dengan nilai Rp28,7 triliun untuk PKH yang menjangkau 10 juta KPM, serta Rp27,7 triliun untuk program pendidikan yang menyasar 21,5 juta penerima. Struktur belanja ini menegaskan fokus pemerintah pada perlindungan sosial yang menyeluruh, dari kesehatan hingga pendidikan.

Data Terkait

belanja-program-prioritas-2025-tembus-rp-1360-triliun
Ekonomi

Belanja Program Prioritas 2025 Tembus Rp 1.360 Triliun

Realisasi program prioritas 2025 mencapai Rp 1.360,2 triliun. Subsidi energi terbesar Rp 356,8 triliun, disusul MBG Rp 335 triliun.

17 Feb 2026

1153-juta-peserta-pbi-jkn-dinonaktifkan-ini-kronologinya
Kesehatan

11,53 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan, Ini Kronologinya

Penonaktifan PBI JKN memicu polemik publik setelah 11,53 juta peserta dinonaktifkan pada Januari-Februari 2026, jauh lebih tinggi dari periode sebelumnya.

10 Feb 2026

anggaran-perlinsos-melonjak-fokus-perkuat-pengentasan-kemiskinan
Ekonomi

Anggaran Perlinsos Melonjak, Fokus Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Anggaran perlindungan sosial naik 94,56% dalam satu dekade menjadi Rp 508,2 triliun pada 2026.

9 Feb 2026

realisasi-apbn-2025-di-bawah-target-defisit-fiskal-melebar
Ekonomi

Realisasi APBN 2025 di Bawah Target, Defisit Fiskal Melebar

Realisasi APBN 2025 menunjukkan penerimaan negara turun dan berada di bawah target sedangkan belanja negara masih naik meski sejumlah segmen terkoreksi.

31 Jan 2026

penerimaan-pajak-2025-melemah-ppn-masih-jadi-penopang-utama
Ekonomi

Penerimaan Pajak 2025 Melemah, PPN Masih Jadi Penopang Utama

Penerimaan pajak neto 2025 tercatat Rp1.917,6 triliun atau turun 0,7% yoy, dengan PPN dan PPnBM tetap menjadi kontributor terbesar.

30 Jan 2026

belanja-perpajakan-2025-naik-umkm-jadi-fokus-insentif-terbesar
Ekonomi

Belanja Perpajakan 2025 Naik, UMKM Jadi Fokus Insentif Terbesar

Belanja perpajakan 2025 naik menjadi Rp530,3 triliun dengan insentif terbesar untuk UMKM, diikuti PPN bahan pangan dan sektor transportasi.

27 Jan 2026