Penerimaan Pajak 2025 Melemah, PPN Masih Jadi Penopang Utama

Jumat, 30 Januari 2026 | 14:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.

Komposisi Penerimaan Pajak Neto, 2025 (Rp triliun)

Realisasi penerimaan pajak sepanjang 2025 mencapai Rp 1.917,6 triliun. Capaian tersebut tercatat sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1.931,6 triliun, atau terkoreksi sekitar 0,7% secara tahunan. Meski melemah tipis, struktur penerimaan pajak masih menunjukkan daya tahan di tengah dinamika ekonomi.

Secara neto, penurunan penerimaan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Moderasi harga komoditas global menekan setoran dari sektor berbasis sumber daya alam. Di sisi lain, peningkatan restitusi pajak akibat relaksasi kebijakan dan percepatan proses pemeriksaan turut mengurangi penerimaan bersih pemerintah.

Faktor lain berasal dari arah kebijakan fiskal yang sengaja dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat dan menopang keberlanjutan dunia usaha. Insentif dan relaksasi perpajakan yang diberikan sepanjang 2025 berdampak pada optimalisasi aktivitas ekonomi, namun sekaligus menahan laju penerimaan pajak dalam jangka pendek.

Dari sisi komposisi, penerimaan pajak neto 2025 masih ditopang oleh PPN dan PPnBM yang mencapai Rp 790,2 triliun. Selanjutnya, PPh final, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 26 menyumbang Rp 345,7 triliun, diikuti PPh Badan sebesar Rp 321,4 triliun serta PPh orang pribadi dan PPh Pasal 21 sebesar Rp 248,2 triliun.

Data Terkait

mobil-listrik-melonjak-saat-penjualan-nasional-lesu-insentif-dikaji
Otomotif

Mobil Listrik Melonjak Saat Penjualan Nasional Lesu, Insentif Dikaji

Penjualan mobil listrik melonjak signifikan dalam 5 tahun terakhir di tengah penjualan mobil nasional yang lesu. Pemerintah masih mengkaji insentif baru di tengah risiko fiskal global.

30 Mar 2026

insentif-mobil-listrik-2026-dikaji-ulang-ini-peluang-dan-penghambatnya
Otomotif

Insentif Mobil Listrik 2026 Dikaji Ulang, Ini Peluang dan Penghambatnya

Pemerintah mengkaji insentif mobil listrik 2026. Di satu sisi mendorong penjualan, tapi berpotensi menekan defisit APBN.

27 Mar 2026

diskon-transportasi-lebaran-mampu-meredam-inflasi-meski-efek-terbatas
Ekonomi

Diskon Transportasi Lebaran Mampu Meredam Inflasi, Meski Efek Terbatas

Diskon transportasi Rp 911,16 miliar bantu jaga inflasi dan daya beli saat Lebaran 2026, meski efeknya terbatas dan terbatas pada preferensi moda transportasi.

25 Mar 2026

daya-beli-melemah-inflasi-ramadan-lebaran-2026-bergeser-ke-sektor-jasa
Ekonomi

Daya Beli Melemah, Inflasi Ramadan-Lebaran 2026 Bergeser ke Sektor Jasa

Inflasi naik ke 4,76% di awal 2026, sementara upah tertinggal. Pola konsumsi bergeser ke perawatan pribadi dan jasa selama Ramadan-Lebaran 2026.

24 Mar 2026

belanja-program-prioritas-2025-tembus-rp-1360-triliun
Ekonomi

Belanja Program Prioritas 2025 Tembus Rp 1.360 Triliun

Realisasi program prioritas 2025 mencapai Rp 1.360,2 triliun. Subsidi energi terbesar Rp 356,8 triliun, disusul MBG Rp 335 triliun.

17 Feb 2026

fokus-tekan-kemiskinan-realisasi-bantuan-pemerintah-tembus-98-lebih
Ekonomi

Fokus Tekan Kemiskinan, Realisasi Bantuan Pemerintah Tembus 98% Lebih

PBI JKN dan BPNT jadi program utama pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan nasional pada 2025.

10 Feb 2026