Anggaran Perlinsos Melonjak, Fokus Perkuat Pengentasan Kemiskinan

Senin, 9 Februari 2026 | 18:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.

Perkembangan Anggaran Perlindungan Sosial, 2016–2026 (Rp triliun)

Pemerintah terus memperkuat kebijakan perlindungan sosial sebagai pilar utama pengentasan kemiskinan. Dalam kurun 2016–2026, anggaran perlinsos meningkat signifikan sebesar 94,56%, dari Rp275,7 triliun menjadi Rp 508,2 triliun. 

Sebagian besar anggaran tersebut diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Total Rp 315,5 triliun dialokasikan ke berbagai program strategis yang menyentuh langsung rumah tangga berpendapatan rendah. 

Anggaran perlindungan sosial naik 94,56% dalam satu dekade, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)
Anggaran perlindungan sosial naik 94,56% dalam satu dekade, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)

Adapun Program Keluarga Harapan (PKH) memperoleh alokasi Rp 28,7 triliun untuk menjangkau sekitar 10 juta keluarga penerima manfaat, sementara kartu sembako mendapat alokasi Rp 43,8 triliun bagi 18,3 juta KPM. Selain itu, dukungan juga diberikan melalui bantuan iuran jaminan kehilangan pekerjaan sebesar Rp 1,2 triliun serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa senilai Rp6,5 triliun.

Di sisi lain, belanja subsidi masih menjadi komponen terbesar, terutama subsidi energi yang mencapai Rp 210 triliun dan subsidi non-energi sebesar Rp 17,4 triliun. Anggaran juga disiapkan untuk atensi sosial dan penanganan bencana senilai Rp 7,9 triliun.

Hingga September 2025, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 23,36 juta dari 24,06 juta pada September 2024. Dengan demikian persentase penduduk miskin juga menurun dari 8,57% pada September 2024 menjadi 8,25% pada September 2025.

Data Terkait

desil-tak-sesuai-kondisi-warga-pengaduan-muncul-di-sejumlah-daerah
Sosial Budaya

Desil Tak Sesuai Kondisi Warga, Pengaduan Muncul di Sejumlah Daerah

Warga di sejumlah daerah mengeluhkan perubahan desil yang dinilai tak sesuai kondisi ekonomi, bahkan berdampak pada akses perlindungan sosial.

27 Agu 2026

hadapi-inclusion-error-pemerintah-dorong-penyaluran-bansos-tepat-sasaran
Sosial Budaya

Hadapi Inclusion Error, Pemerintah Dorong Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Sebanyak 45% bansos masih mengalami inclusion error, pemerintah dorong penyaluran bansos agar tepat sasaran.

20 Agu 2026

anggaran-perlinsos-capai-rp-5499-triliun-di-rapbn-2027-ini-programnya
Ekonomi

Anggaran Perlinsos Capai Rp 549,9 Triliun di RAPBN 2027, Ini Programnya

Anggaran perlindungan sosial RAPBN 2027 naik 10% dari tahun lalu menjadi Rp 549,9 triliun. Adapun fokus pada 2027 menyasar kebutuhan dasar, pemberdayaan ekonomi, hingga pendidikan.

20 Agu 2026

realisasi-belanja-kl-awal-2026-tumbuh-pesat-dipicu-thr-dan-pkh
Ekonomi

Realisasi Belanja K/L Awal 2026 Tumbuh Pesat, Dipicu THR dan PKH

Belanja K/L hingga Januari 2026 tembus Rp55,8 triliun. Belanja barang melonjak 702,5% yoy, bansos naik 129,2%, dipicu MBG dan percepatan PKH.

25 Feb 2026

11-juta-peserta-pbi-bpjs-dicabut-pemerintah-lakukan-tindak-lanjut
Kesehatan

11 Juta Peserta PBI BPJS Dicabut, Pemerintah Lakukan Tindak Lanjut

Sebanyak 11 juta peserta PBI BPJS dinonaktifkan per 1 Februari 2026. DPR dan pemerintah melakukan sejumlah rencana tindak lanjut.

11 Feb 2026

1153-juta-peserta-pbi-jkn-dinonaktifkan-ini-kronologinya
Kesehatan

11,53 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan, Ini Kronologinya

Penonaktifan PBI JKN memicu polemik publik setelah 11,53 juta peserta dinonaktifkan pada Januari-Februari 2026, jauh lebih tinggi dari periode sebelumnya.

10 Feb 2026