Realisasi APBN 2025 di Bawah Target, Defisit Fiskal Melebar

Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:55 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Realisasi APBN 2025 di Bawah Target, Defisit Fiskal Melebar
Realisasi APBN 2025 menunjukkan penerimaan negara turun dan berada di bawah target sedangkan belanja negara masih naik meski sejumlah segmen terkoreksi.

Realisasi sementara APBN 2025 mencatat pendapatan negara sebesar Rp2.756,3 triliun. Data Kementerian Keuangan mencatat, angka ini turun 3,31% dibandingkan tahun sebelumnya sekaligus berada di bawah target APBN 2025 yang dipatok Rp3.005,1 triliun. Tekanan terbesar datang dari sisi penerimaan pajak yang hanya mencapai 87,6% dari target, menjadikannya komponen dengan capaian terendah.

Realisasi APBN 2025 menunjukkan penerimaan negara turun dan berada di bawah target sedangkan belanja negara masih naik meski sejumlah segmen terkoreksi. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)
Realisasi APBN 2025 menunjukkan penerimaan negara turun dan berada di bawah target sedangkan belanja negara masih naik meski sejumlah segmen terkoreksi. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)

Di tengah pelemahan pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) justru mencatatkan kinerja relatif kuat. Realisasi PNBP mencapai 104% dari target APBN 2025, meski secara tahunan tetap terkoreksi 8,61%. 

Sementara itu, belanja negara sepanjang 2025 mencapai Rp3.451,4 triliun atau tumbuh 2,73% secara tahunan. Namun, realisasinya baru menyentuh 95% dari pagu APBN. Belanja non-K/L menjadi segmen dengan kinerja terlemah, hanya mencapai 71% dan turun hampir 6% dibanding tahun lalu. Transfer ke Daerah juga mengalami kontraksi 1,68% yoy menjadi Rp849 triliun dengan tingkat realisasi 92% dari target.

Meski menghadapi tekanan fiskal, Kementerian Keuangan menilai pelaksanaan program prioritas dan tata kelola anggaran masih berjalan baik. Defisit APBN 2025 tercatat sebesar 2,92% terhadap PDB, meningkat dari 2,30% pada 2024. Pemerintah pun optimistis tekanan ini dapat berangsur mereda pada 2026 seiring perbaikan fundamental ekonomi.

Data Terkait

belanja-program-prioritas-2025-tembus-rp-1360-triliun
Ekonomi

Belanja Program Prioritas 2025 Tembus Rp 1.360 Triliun

Realisasi program prioritas 2025 mencapai Rp 1.360,2 triliun. Subsidi energi terbesar Rp 356,8 triliun, disusul MBG Rp 335 triliun.

17 Feb 2026

fokus-tekan-kemiskinan-realisasi-bantuan-pemerintah-tembus-98-lebih
Ekonomi

Fokus Tekan Kemiskinan, Realisasi Bantuan Pemerintah Tembus 98% Lebih

PBI JKN dan BPNT jadi program utama pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan nasional pada 2025.

10 Feb 2026

penerimaan-pajak-2025-melemah-ppn-masih-jadi-penopang-utama
Ekonomi

Penerimaan Pajak 2025 Melemah, PPN Masih Jadi Penopang Utama

Penerimaan pajak neto 2025 tercatat Rp1.917,6 triliun atau turun 0,7% yoy, dengan PPN dan PPnBM tetap menjadi kontributor terbesar.

30 Jan 2026

belanja-perpajakan-2025-naik-umkm-jadi-fokus-insentif-terbesar
Ekonomi

Belanja Perpajakan 2025 Naik, UMKM Jadi Fokus Insentif Terbesar

Belanja perpajakan 2025 naik menjadi Rp530,3 triliun dengan insentif terbesar untuk UMKM, diikuti PPN bahan pangan dan sektor transportasi.

27 Jan 2026

rumah-tangga-dan-umkm-jadi-penerima-terbesar-belanja-perpajakan-2025
Ekonomi

Rumah Tangga dan UMKM Jadi Penerima Terbesar Belanja Perpajakan 2025

Belanja perpajakan 2025 paling banyak dinikmati rumah tangga dan UMKM, yaitu masing-masing hingga 55,2% dan 18,2% dari total penerima.

27 Jan 2026

tkd-2025-merosot-pemerintah-fokus-tunjangan-guru-dan-pemulihan-bencana
Ekonomi

TKD 2025 Merosot, Pemerintah Fokus Tunjangan Guru dan Pemulihan Bencana

Penyaluran TKD 2025 turun 1,7% yoy menjadi Rp849 triliun. Meski melemah, alokasi tetap diarahkan ke guru, ASN daerah, dan pemulihan bencana.

26 Jan 2026