Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menggelar pertemuan dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk membahas berbagai isu struktural pasar modal Indonesia, terutama menyangkut metodologi indeks MSCI.
Anggota Dewan Komisioner OJK yang membawahi pengawasan aset kripto sekaligus pasar modal, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa dialog dengan MSCI berlangsung konstruktif. Menurutnya, sejumlah masukan dan perhatian yang disampaikan MSCI sejalan dengan delapan program aksi reformasi pasar modal yang telah dicanangkan OJK. Dalam pertemuan itu, MSCI juga memberikan panduan teknis terkait metodologi dan indikator penilaian yang digunakan dalam evaluasi pasar.
Hasan menyampaikan bahwa OJK bersama BEI dan KSEI berkomitmen melakukan pembaruan regulasi secara bertahap, termasuk peningkatan transparansi kepemilikan saham, penguatan pengungkapan beneficial owner, serta perbaikan struktur likuiditas dan free float. Seluruh perkembangan pembahasan dengan MSCI juga akan disampaikan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keterbukaan dan memulihkan kondisi pasar agar kembali kondusif.