Realisasi penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) pada 2025 tercatat menurun 1,7% secara tahunan menjadi Rp849 triliun. Pelemahan ini melanjutkan tren penurunan yang telah terlihat sejak 2024, seiring penyesuaian kebijakan fiskal dan kebutuhan belanja pemerintah pusat.
Meski mengalami koreksi tahunan, Kementerian Keuangan mencatat bahwa dalam rentang lima tahun terakhir, penyaluran TKD masih menunjukkan pertumbuhan kumulatif sebesar 8,06%. Hal ini mencerminkan peran TKD yang tetap signifikan dalam mendukung pembiayaan daerah dalam jangka menengah.
Dari sisi komposisi, realisasi TKD didominasi oleh penyaluran tunjangan profesi guru dengan nilai mencapai Rp67,3 triliun. Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan tambahan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp7,6 triliun untuk pembayaran THR dan Gaji ke-13 bagi ASN daerah.
Tak hanya itu, TKD 2025 turut diarahkan untuk mendukung pemulihan pascabencana di tiga provinsi di Sumatera. Pemerintah menyalurkan dana sebesar Rp2,25 triliun guna mempercepat rehabilitasi dan pemulihan ekonomi di wilayah terdampak.