Revitalisasi sekolah merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Melalui Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, pemerintah mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui percepatan pelaksanaan pembangunan dan revitalisasi sekolah untuk pendidikan anak usia dini, dasar, hingga menengah. Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) per 6 Oktober 2025, sebanyak 13,76 ribu sekolah berada di tahap PKS (Perjanjian Kerja Sama) program revitalisasi sekolah dengan Kemendikdasmen. Adapun sekolah yang sudah menjajaki PK revitalisasi tersebut terbagi menjadi 4 satuan pendidikan yakni 1,54 ribu PAUD, 6,08 ribu SD, 4,04 ribu SMP dan 2,24 ribu SMA yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.
Berdasarkan Belanja Pemerintah Pusat (BPP) fungsi pendidikan pada 2025, alokasi revitalisasi sekolah ditargetkan akan mencapai 12,54 ribu sekolah/madrasah. Hal ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang membangun SDA Unggul dan berdaya saing global. Adapun data dashboard kemenkeu memperlihatkan, jumlah sekolah yang akan direvitalisasi baru mencapai 11,58 ribu sekolah per 7 Oktober 2025, yakni 83,3 % dari target 2025 yaitu 13,90 ribu sekolah. Namun, hingga kini sebagian besar penerima bantuan revitalisasi tersebut masih dalam tahap PKS, sementara baru 2,31 ribu sekolah yang sudah masuk dalam tahap revitalisasi atau mencapai 16,6% dari target.