Saham emiten bank BUMN melesat seusai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penempatan dana ke bank himbara sebesar Rp 200 triliun pada Rabu, 10 September 2025. Pada penutupan 11 September 2025, kinerja saham perbankan pelat merah naik signifikan, dipimpin oleh saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang melambung hingga 7,8% dibanding penutupan 10 September 2025. Melansir data Investing, harga saham BBNI naik menjadi Rp 4.420/saham pada penutupan 11 September 2025.
Menyusul BBNI, saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga turut terkerek. Investing mencatat, saham BBTN naik 6,3% dalam sehari dari Rp 1.275/saham menjadi Rp 1.355/saham pada penutupan 11 September 2025. Sedangkan, saham BBRI naik 5,2% dari Rp 4.080/saham menjadi Rp 3.880/saham pada periode yang sama. Selain bank BUMN di atas, kinerja saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga ikut menguat, masing-masing 1,5% dan 1,8%.
Menguatnya saham-saham perbankan di atas tak lepas dari kebijakan Purbaya terkait penempatan dana di bank himbara yang memberikan sentimen positif. Sebagai informasi, Menkeu Purbaya menempatkan dana tersebut dalam bentuk deposito on call dengan mekanisme tanpa lelang guna meningkatkan likuiditas perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.