PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat skor risiko Environmental, Social, dan Governance (ESG) terendah, yakni 7,11. Angka tersebut tergolong berisiko sangat rendah sekali, artinya perusahaan dianggap memiliki praktik kebijakan isu lingkungan, sosial, dan tata kelola yang sangat baik dan patuh.
Selain PGE, terdapat 9 perusahaan lainnya yang tergolong berisiko rendah (low risk) dengan nilai skor di bawah 20. Adapun, 3 besar emiten dengan kategori low risk di Bursa Efek Indonesia (BEI) lainnya di antaranya adalah PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk dan PT Jasa Marga Tbk, yang masing-masing memiliki skor 10,05 dan 10,73. Menyusul tiga emiten di atas, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (14,17) dan PT Erajaya Swasembada Tbk (14,86) turut menduduki 5 besar emiten dengan skor risiko ESG terendah.
Sebagai informasi, pemeringkatan ESG menurut Sustainalytics diklasifikasikan berdasarkan 5 kategori, yaitu risiko rendah sekali (0-10), risiko rendah (10-20), risiko menengah (20-30), risiko tinggi (30-40), dan risiko sangat tinggi (>40).