Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2024 menunjukkan tingkat penetrasi internet di Indonesia sangat bervariasi menurut jenjang pendidikan. Kelompok Pascasarjana (S2/S3) mencatat penetrasi tertinggi, yakni 100%. Tepat di bawahnya, Sarjana (S1/D1/D2/D3) sudah hampir merata dengan 99,91% pengguna internet.
Pada jenjang SMA/SMK, tingkat penetrasi juga sangat tinggi, mencapai 96,31%, diikuti SMP dengan 89,78% dan tamat SD sebesar 81,98%. Sementara itu, kelompok dengan tingkat pendidikan rendah menunjukkan akses internet yang jauh lebih terbatas: tidak sekolah hanya 45,09%, dan belum tamat SD bahkan lebih rendah lagi, yaitu 37,27%. Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin tinggi pula tingkat penetrasi internet. Tingginya angka ini kemungkinan dipengaruhi oleh intensitas penggunaan internet dalam aktivitas akademik. Sedangkan, kelompok berpendidikan rendah masih menghadapi kesenjangan akses yang signifikan.