Rupiah Melemah Terhadap Mata Uang Global per 13 Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:28 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Rupiah Melemah Terhadap Mata Uang Global per 13 Mei 2026
Rupiah Melemah Terhadap Mata Uang Global per 13 Mei 2026

Nilai tukar Rupiah terpantau mengalami pelemahan signifikan terhadap mayoritas mata uang global dan regional pada transaksi 13 Mei 2026. Berdasarkan data Bank Indonesia, Rupiah terkoreksi terhadap Dollar Amerika Serikat (USD) ke level Rp17.602,00 dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp17.502,00. Tren serupa terjadi pada mata uang regional seperti Dollar Singapura (SGD) yang naik ke Rp13.832,00 dan Ringgit Malaysia (MYR) di level Rp4.476,50. Kenaikan kurs jual ini mengindikasikan tekanan daya beli luar negeri dan potensi pembengkakan biaya impor yang merata terhadap mata uang mitra dagang Asia lainnya seperti Yuan China, Baht Thailand, dan Yen Jepang.

Nilai Tukar Rupiah 12 dan 13 Mei 2026 - (Bank Indonesia/desain oleh Notebook LM/DATASATU)
Nilai Tukar Rupiah 12 dan 13 Mei 2026 - (Bank Indonesia/desain oleh Notebook LM/DATASATU)

Menanggapi situasi tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah dan pemangku kebijakan untuk segera mengantisipasi dampak pelemahan ini agar tidak membuat ekonomi Indonesia terpuruk. Berdasarkan media monitoring tim riset DATASATU, Puan menekankan pentingnya mencermati situasi global dan memastikan antisipasi ini masuk dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk APBN 2027. Ia menegaskan bahwa intervensi dari Pemerintah maupun Bank Indonesia sangat krusial karena tekanan kurs ini dipengaruhi oleh dinamika global yang diperkirakan masih akan berlanjut.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran bencana tidak terduga untuk mensubsidi ongkos kirim bahan pangan guna menstabilkan harga di tingkat konsumen. Melansir laman Kementerian Keuangan, Bank Indonesia juga memperkuat intervensi melalui transaksi spotDomestic Non-Deliverable Forward (DNDF), serta penyesuaian threshold pembelian valas untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Sementara itu, APBN dioptimalkan sebagai shock absorber untuk melindungi daya beli masyarakat melalui stabilisasi harga energi dan pangan di tengah meningkatnya volatilitas pasar.

Data Terkait

bi-naikkan-suku-bunga-darurat-rupiah-menguat-rp-17900-per-dolar-as
Ekonomi

BI Naikkan Suku Bunga Darurat, Rupiah Menguat Rp 17.900 per Dolar AS

Rupiah menguat 1,29% ke Rp 17.956 per dolar AS setelah BI menaikkan BI-Rate menjadi 5,50% dan meluncurkan sejumlah kebijakan stabilisasi pasar.

9 Jun 2026

kunjungan-wisman-april-2026-melonjak-di-tengah-pelemahan-rupiah
Ekonomi

Kunjungan Wisman April 2026 Melonjak di Tengah Pelemahan Rupiah

Kunjungan wisman ke Indonesia pada April 2026 mencatatkan lonjakan signifikan di tengah momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

9 Jun 2026

rupiah-tembus-rp-18056-per-dolar-as-tren-pelemahan-terjadi-di-asia
Ekonomi

Rupiah Tembus Rp 18.056 per Dolar AS, Tren Pelemahan Terjadi di Asia

Nilai tukar rupiah menembus Rp 18.056 per dolar AS pada 5 Juni 2026 atau terkoreksi 10,94% yoy, diikuti sejumlah negara Asia.

5 Jun 2026

ihsg-anjlok-591-dan-rupiah-tembus-rp18000-per-dolar-as-dalam-sepekan
Ekonomi

IHSG Anjlok 5,91% dan Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS dalam Sepekan

Dalam sepekan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5,91% ke level 5.839,79 pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Sementara, rupiah menyentuh level Rp18.023 per dolar AS, melemah sekitar 1,37% dalam sepekan terakhir.

4 Jun 2026

rupiah-tertekan-di-pasar-offshore-dipicu-sentimen-global-dan-domestik
Ekonomi

Rupiah Tertekan di Pasar Offshore, Dipicu Sentimen Global dan Domestik

Rupiah di pasar offshore melemah hingga Rp 17.852 per dolar AS dan terdepresiasi 7,06% sepanjang 2026 akibat sentimen global serta tekanan domestik.

29 Mei 2026

tekanan-global-domestik-bayangi-kinerja-rupiah-dan-ihsg-di-era-prabowo
Ekonomi

Tekanan Global-Domestik Bayangi Kinerja Rupiah dan IHSG di Era Prabowo

Rupiah melemah 14,28% sejak awal pemerintahan Prabowo menjadi Rp 17.687 per US$. IHSG juga turun 20,72% akibat sentimen MSCI dan capital outflow.

23 Mei 2026