Begini Rekam Jejak Parliamentary Threshold dalam Pemilu di Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 16:54 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Begini Rekam Jejak Parliamentary Threshold dalam Pemilu di Indonesia
Begini Rekam Jejak Parliamentary Threshold dalam Pemilu di Indonesia

Penerapan parliamentary threshold (PT) di Indonesia menunjukkan tren kenaikan sejak pertama kali diberlakukan pada Pemilu 2009. Saat itu, ambang batas parlemen ditetapkan sebesar 2,5% dari 38 partai politik peserta pemilu secara nasional, menghasilkan 9 partai yang berhasil lolos ke DPR. Namun, estimasi 19 juta suara pemilih tidak terkonversi menjadi kursi parlemen. Pada Pemilu 2014, angka PT naik menjadi 3,5%. Dari 12 partai peserta pemilu, sebanyak 10 partai berhasil masuk ke Senayan, sementara jumlah suara yang terbuang turun signifikan menjadi sekitar 2,9 juta suara.

Kenaikan ambang batas kembali berlanjut pada Pemilu 2019 menjadi 4%. Dari 14 partai politik peserta, tercatat 9 partai yang berhasil memperoleh kursi di DPR, dengan lonjakan suara tidak terkonversi mencapai sekitar 13,6 juta suara. Pada Pemilu 2024, ambang batas parlemen tetap berada di angka 4%. Dari 17 partai politik peserta tingkat nasional, hanya 8 partai yang berhasil menembus parlemen. Di sisi lain, estimasi jumlah suara pemilih yang terbuang kembali meningkat hingga menyentuh 17,3 juta suara.

Pada dasarnya, kebijakan penetapan PT ditujukan sebagai langkah penyederhanaan sistem kepartaian dan peningkatan efektivitas kerja parlemen. Namun, penetapan besaran angka 4% tanpa metode penghitungan rasional dinilai memicu disproporsionalitas hasil pemilu akibat tingginya suara terbuang (wasted votes) dan tereduksinya hak keterwakilan rakyat.

Data Pemilu 2009 hingga 2024 memperlihatkan bahwa dinamika ambang batas berbanding lurus dengan penyusutan jumlah partai di DPR sekaligus memperlebar jurang representasi suara pemilih. Oleh karena itu, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi pijakan krusial dalam evaluasi sistem pemilu mendatang guna menciptakan keseimbangan antara penyederhanaan partai politik dan perlindungan hak konstitusional pemilih di parlemen. (Vebriansyah Pratama Putra)

Rekam Jejak Parliamentary Threshold di Indonesia - (Putusan MK, KPU & media monitoring DATASATU/DATASATU)
Rekam Jejak Parliamentary Threshold di Indonesia - (Putusan MK, KPU & media monitoring DATASATU/DATASATU)

Data Terkait

putusan-mk-terkait-angka-ambang-batas-parlemen
Politik

Putusan MK Terkait Angka Ambang Batas Parlemen

MK putuskan ambang batas 4% tetap berlaku di Pemilu 2024, tapi wajib direvisi untuk Pemilu 2029 guna menjaga proporsionalitas suara.

24 Sep 2026

perbandingan-ambang-batas-parlemen-di-berbagai-negara
Politik

Perbandingan Ambang Batas Parlemen di Berbagai Negara

Penerapan batas minimal suara ini di berbagai negara sangat beragam, mulai dari 0 hingga 5 persen.

24 Sep 2026

ambang-batas-4-bikin-173-juta-suara-terbuang-di-pemilu-2024
Politik

Ambang Batas 4% Bikin 17,3 Juta Suara Terbuang di Pemilu 2024

Data Perludem menyebut ada sekitar 17,3 juta suara pemilih terbuang sia-sia karena tidak terwakili di Senayan.

24 Sep 2026

tren-kenaikan-ambang-batas-parlemen-dan-wacana-7-di-2029
Politik

Tren Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Wacana 7% di 2029

Ambang batas atauthresholdparlemen di Indonesia menunjukkan tren kenaikan yang konsisten sejak diterapkan pada Pemilu 2009.

26 Feb 2026

millenial-jadi-generasi-dengan-pemilih-terbanyak-pada-2024
Politik

Millenial Jadi Generasi dengan Pemilih Terbanyak pada 2024

Generasi milenial menduduki peringkat pertama sebagai generasi dengan jumlah pemilih terbanyak pada Pemilu 2024 (68,8 juta orang).

18 Sep 2025

pemilih-perempuan-mendominasi-pemilu-2024
Politik

Pemilih Perempuan Mendominasi Pemilu 2024

Jumlah pemilih perempuan di tingkat nasional maupun luar negeri lebih banyak daripada laki-laki, yakni di atas 50% dari populasi.

18 Sep 2025