Evaluasi Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih, Komunikasi Perlu Perbaikan

Rabu, 23 September 2026 | 07:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Evaluasi Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih, Komunikasi Perlu Perbaikan
Evaluasi Kinerja Menteri dan Pejabat pada Pemerintahan Prabowo-Gibran

Survei IndexPolitica merilis laporan terkait survei penilaian menteri dengan kinerja terbaik pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut IndexPolitica, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meraih skor kinerja tertinggi sebesar 91, mengungguli Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani (89) dan Menteri Keuangan periode 2025-2026 Purbaya Yudhi Sadewa (87).

Selain itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga masuk dalam 5 besar menteri dengan kinerja terbaik.

Adapun survei yang dirilis pada September 2026 tersebut menilai kinerja menteri Kabinet Merah Putih berdasarkan Government Performance Assessment. Penilaian menggunakan pendekatan Evidence-Based Government Performance Evaluation dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis, berdasarkan dokumen, laporan resmi pemerintah, dan statistik sektoral.

Di sisi lain, survei Poltracking Indonesia pada Agustus 2026 mencatat 41,8% responden tidak puas dengan kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih, sedangkan 51,9% menilai kabinet perlu melakukan perombakan atau reshuffle. 

Sebanyak 30,8% responden menilai bidang perekonomian perlu reshuffle dan 22% lainnya menyoroti bidang hukum, HAM, imigrasi & pemasyarakatan.

Survei tersebut juga mencatat bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan, pangan, pemberdayaan manusia dan kebudayaan, politik dan keamanan, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bidang yang dinilai perlu dievaluasi. 

Evaluasi Kinerja Menteri dan Pejabat pada Pemerintahan Prabowo-Gibran - (IndexPolitica Indonesia & Poltracking Indonesia/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Evaluasi Kinerja Menteri dan Pejabat pada Pemerintahan Prabowo-Gibran - (IndexPolitica Indonesia & Poltracking Indonesia/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Menurut Poltracking Indonesia, evaluasi diperlukan karena program prioritas pemerintah masih kerap mengalami kegagalan eksekusi di tingkat kementerian/lembaga. 

Sementara, sejumlah program memicu sentimen negatif akibat komunikasi publik yang dinilai kurang memadai.

Lebih lanjut, Poltracking menilai menteri belum cukup hadir untuk menjernihkan polemik kebijakan sehingga komunikasi pemerintahan lebih banyak terkonsentrasi pada Presiden Prabowo. 

Poltracking memberikan sejumlah langkah perbaikan, yakni dalam memilih pejabat pengganti, Presiden perlu mengutamakan kapasitas teknokratik, rekam jejak profesionalitas, dan penerimaan publik di atas kompromi politik.

Strategi komunikasi di tingkat menteri perlu dibenahi, terutama dalam menyampaikan informasi publik agar tidak cenderung defensif, tetapi mampu menghadirkan solusi.

Presiden Prabowo memerlukan Menteri Koordinator yang tegas dan responsif untuk menjadi penahan benturan dalam menghadapi isu krusial pemerintahan.

Kehadiran Menko yang mumpuni dapat menjaga kewibawaan institusi kepresidenan sehingga tidak seluruh persoalan komunikasi pemerintahan menjadi tanggung jawab Presiden secara langsung.

Data Terkait

dua-pejabat-polri-dilantik-ini-profil-kapolri-dan-wakapolri-baru
Politik

Dua Pejabat Polri Dilantik, Ini Profil Kapolri dan Wakapolri Baru

Presiden Prabowo melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri pada 1 Oktober 2026 di Istana Negara.

8 jam yang lalu

prabowo-megawati-dan-beringin-paling-diingat-dari-tiga-parpol-teratas
Politik

Prabowo, Megawati, dan Beringin Paling Diingat dari Tiga Parpol Teratas

Poltracking merilis temuan terbaru terkait hal yang paling diingat publik saat mendengar nama tiga partai politik dengan elektabilitas teratas.

2 hari yang lalu

dua-tahun-prabowo-gibran-kenaikan-investasi-belum-dorong-serapan-pekerja
Ekonomi

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kenaikan Investasi Belum Dorong Serapan Pekerja

Realisasi investasi naik 12,66% menjadi Rp 1.931,20 triliun pada 2025, tetapi serapan tenaga kerja turun 10,16% dari 2,46 juta menjadi 2,21 juta.

23 Sep 2026

dua-tahun-pemerintahan-prabowo-lapangan-usaha-tambah-jutaan-pekerja
Ekonomi

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Lapangan Usaha Tambah Jutaan Pekerja

Tenaga kerja diproyeksikan bertambah 6,04 juta orang pada 2026, dengan perdagangan menjadi sektor penyerap terbanyak, sementara real estat mengalami kontraksi.

22 Sep 2026

kabinet-merah-putih-menjadi-yang-tergemuk-sejak-era-reformasi
Politik

Kabinet Merah Putih Menjadi yang Tergemuk Sejak Era Reformasi

Struktur pemerintahan Kabinet Merah Putih kini resmi diperkuat oleh total 124 personel yang mengisi berbagai pos strategis di lingkaran inti pemerintahan.

19 Jun 2026