Terbesar di Asia Tenggara, Pemerintah Dorong Reformasi Polri dari Dalam

Selasa, 7 Oktober 2025 | 15:48 WIB

W
Penulis: Widya Astuti | Editor: WA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Terbesar di Asia Tenggara, Pemerintah Dorong Reformasi Polri dari Dalam
Dengan jumlah personel mencapai lebih dari 400 ribu, Polri menjadi salah satu institusi terbesar di Asia Tenggara sekaligus salah satu yang paling disorot publik.

Indonesia saat ini memiliki sekitar 436,43 ribu personel polisi, yang menjadi institusi terbesar kepolisian se-Asia Tenggara. Angka personel polri jauh di atas negara tetangga seperti (230 ribu), Filipina (221,42 ribu), dan Malaysia (134,98 ribu). Dengan jumlah besar tersebut, Polri memikul tanggung jawab yang luas mulai dari penegakan hukum, keamanan dan perlindungan masyarakat, hingga pelayanan sosial. Namun demikian, jumlah personel yang besar belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kualitas pelayanan dan kesejahteraan individu di lapangan. Selama beberapa tahun terakhir, publik kerap menyoroti persoalan profesionalisme, beban kerja yang tidak seimbang, hingga perilaku segelintir oknum yang mencoreng wajah institusi. Di tengah sorotan itu, Presiden Prabowo melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) memilih jalur yang disebut sebagai “jalan tengah”. Bukan sekadar menindak, tetapi memperbaiki dari akarnya, kenaikan gaji ASN dan aparat keamanan dipandang sebagai langkah awal untuk menata ulang motivasi, memperkuat integritas, sekaligus memberi ruang bagi reformasi kinerja yang lebih substansial.

Kebijakan ini sejalan dengan salah satu poin Asta Cita, yaitu memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba. Dengan kekuatan lebih dari 400 ribu personel aktif, kebijakan kenaikan gaji dan peningkatan kesejahteraan menjadi bagian integral dari visi Asta Cita Prabowo: membangun negara yang kuat dari dalam, dengan aparatur yang sejahtera, profesional, dan berjiwa pengabdian. Polisi yang dihormati bukan karena seragamnya, bukan pula dari citranya melainkan karena dedikasi dan kejujurannya, menjadi simbol nyata perubahan yang diyakini dapat diwujudkan melalui langkah cepat pemerintah.

Dengan jumlah personel mencapai lebih dari 400 ribu, Polri menjadi salah satu institusi terbesar di Asia Tenggara sekaligus salah satu yang paling disorot publik. - (https://seasia.co//DataSatu)
Dengan jumlah personel mencapai lebih dari 400 ribu, Polri menjadi salah satu institusi terbesar di Asia Tenggara sekaligus salah satu yang paling disorot publik. - (https://seasia.co//DataSatu)

Data Terkait

rsud-naik-kelas-pemerintah-genjot-quick-win-kesehatan
Kesehatan

RSUD Naik Kelas, Pemerintah Genjot Quick Win Kesehatan

PHTC meningkatkan kualitas RSUD di wilayah 3T dengan menaikkan kelas layanan hingga mempercepat pemerataan kesehatan hingga pelosok Indonesia.

17 Nov 2025

baru-16-penerima-revitalisasi-sekolah-masuk-tahap-pembangunan
Pendidikan

Baru 16% Penerima Revitalisasi Sekolah Masuk Tahap Pembangunan

Jumlah penerima revitalisasi sekolah sekitar 13,9 ribu unit, namun baru 16% dalam proses revitalisasi, sedangkan lainnya berada di tahap perjanjian kerja sama.

22 Okt 2025

indonesia-kekurangan-dokter-spesialis-pemerintah-dorong-pendidikan-medis
Kesehatan

Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis, Pemerintah Dorong Pendidikan Medis

Jumlah dokter spesialis kurang dari 20% populasi, pemerintah merencanakan program studi baru guna tingkatkan jumlah dokter spesialis di Indonesia.

9 Okt 2025

baru-seperempat-dosen-bergelar-doktor-kemendiktisaintek-pacu-kualitas-pendidikan-tinggi
Pendidikan

Baru Seperempat Dosen Bergelar Doktor, Kemendiktisaintek Pacu Kualitas Pendidikan Tinggi

Baru 25% dosen di Indonesia bergelar doktor, sedangkanmayoritas dosen di Indonesia merupakan lulusan S2 (72%).

8 Okt 2025

produksi-sempat-lesu-prabowo-fokus-genjot-swasembada-pangan
Ekonomi

Produksi Sempat Lesu, Prabowo Fokus Genjot Swasembada Pangan

Produksi pangan nasional fluktuatif; jagung naik signifikan, sementara beras dan ubi kayu justru merosot di era Pemerintahan Jokowi.

7 Okt 2025

produksi-pangan-nasional-capai-60-dari-target
Ekonomi

Produksi Pangan Nasional Capai 60% dari Target

Hingga Agustus 2025, realisasi produksi beras telah mencapai 79% dari target, sementara jagung mencapai 68,5% dari target yang ditetapkan pada 2025.

7 Okt 2025