RSUD Naik Kelas, Pemerintah Genjot Quick Win Kesehatan

Senin, 17 November 2025 | 20:02 WIB

I
Penulis: Ihsan Hadi | Editor: IH
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
RSUD Naik Kelas, Pemerintah Genjot Quick Win Kesehatan
PHTC meningkatkan kualitas RSUD di wilayah 3T dengan menaikkan kelas layanan hingga mempercepat pemerataan kesehatan hingga pelosok Indonesia.

Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win kesehatan Presiden Prabowo Subianto mulai dijalankan dari wilayah 3T sebagai langkah percepatan pemerataan layanan kesehatan. Program ini sejalan dengan agenda Transformasi Layanan Rujukan yang bertujuan meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan fasilitas.

Ditjen Kesehatan Lanjutan berkomitmen melaksanakan PHTC melalui pembangunan RS Lengkap Berkualitas dengan meningkatkan kelas RSUD dari D/D Pratama menjadi kelas C. Peningkatan ini dilakukan melalui penambahan sarana prasarana dan alat kesehatan, termasuk ruang operasi, rawat jalan, rawat inap, cathlab, hemodialisa, radiologi, farmasi, dan CSSD. 

Pada 2025, pemerintah memprioritaskan peningkatan 10 RS di berbagai wilayah 3T serta memberikan Dana Alokasi Khusus kepada 12 RS lain. Selain itu, 10 RS direncanakan masuk dalam program quick wins. Total 66 RSUD ditargetkan naik kelas hingga 2026.

Daftar RS PHTC 2025–2026 mencakup puluhan lokasi quick win di berbagai daerah, dengan fokus percepatan pembangunan dan peningkatan layanan - (Kemenkes & Berbagai Sumber/DATASATU)
Daftar RS PHTC 2025–2026 mencakup puluhan lokasi quick win di berbagai daerah, dengan fokus percepatan pembangunan dan peningkatan layanan - (Kemenkes & Berbagai Sumber/DATASATU)

Peningkatan kapasitas rumah sakit ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses dan mutu layanan rujukan di Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK). Dengan fasilitas yang lebih lengkap, kebutuhan layanan kesehatan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus dirujuk jauh, terutama untuk kasus kompleks. 

Pada 2026, pemerintah melanjutkan program quick win RS PHTC yang mencakup 34 lokasi tambahan di Sumatera, Kalimantan, NTT, Maluku, dan Papua, memastikan masyarakat pelosok mendapatkan layanan kesehatan yang setara dengan daerah lainnya.

Data Terkait

tekanan-global-domestik-bayangi-kinerja-rupiah-dan-ihsg-di-era-prabowo
Ekonomi

Tekanan Global-Domestik Bayangi Kinerja Rupiah dan IHSG di Era Prabowo

Rupiah melemah 14,28% sejak awal pemerintahan Prabowo menjadi Rp 17.687 per US$. IHSG juga turun 20,72% akibat sentimen MSCI dan capital outflow.

23 Mei 2026

pemerintah-siapkan-delapan-sektor-prioritas-menuju-pertumbuhan-ekonomi-8
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Delapan Sektor Prioritas Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8%

Pemerintah menargetkan ekonomi tumbuh 5,9-7,5% pada 2027 lewat industrialisasi, investasi, MBG, Danantara, hingga pembangunan 100 GW PLTS.

22 Mei 2026

profil-danantara-sumber-daya-indonesia-sebagai-eksportir-tunggal
Hukum & Keamanan

Profil Danantara Sumber Daya Indonesia Sebagai Eksportir Tunggal

Presiden Prabowo resmi membentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai BUMN Ekspor atau eksportir tunggal.

21 Mei 2026

strategi-fiskal-dan-moneter-disiapkan-guna-dorong-ekonomi-2027
Ekonomi

Strategi Fiskal dan Moneter Disiapkan Guna Dorong Ekonomi 2027

Presiden Prabowo menegaskan APBN 2027 penopang kesejahteraan rakyat yang didukung dengan strategi fiskal, moneter, dan sinergi Danantara guna mendorong ekonomi.

21 Mei 2026

pemerintah-siapkan-tata-kelola-ekspor-sda-komoditas-ini-jadi-prioritas
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Tata Kelola Ekspor SDA, Komoditas Ini Jadi Prioritas

Presiden Prabowo menerbitkan PP tata kelola ekspor SDA yang mewajibkan ekspor sawit, batu bara, dan ferro alloys melalui BUMN guna meningkatkan devisa negara.

20 Mei 2026

agenda-dan-topik-pembahasan-presiden-prabowo-di-ktt-ke-48-asean
Ekonomi

Agenda dan Topik Pembahasan Presiden Prabowo di KTT ke-48 ASEAN

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5/) untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN.

8 Mei 2026