Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis, Pemerintah Dorong Pendidikan Medis

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:50 WIB

W
Penulis: Widya Astuti | Editor: WA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis, Pemerintah Dorong Pendidikan Medis
Indonesia memiliki lebih dari 276 ribu dokter dan dokter gigi aktif, jumlah besar yang menjadi tulang punggung layanan kesehatan nasional

Jumlah dokter di Indonesia hingga Oktober 2025 mencapai 276,6 ribu dokter yang terdiri dari dokter umum, spesialis, hingga dokter gigi. Melansir data Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), dokter di Indonesia didominasi oleh dokter umum yang mencapai 171,5 ribu orang atau mencapai 62% dari total populasi. Sementara jumlah dokter gigi di Indonesia hanya mencapai 16,2% atau sebanyak 44,70 ribu orang. Di sisi lain, Indonesia masih kekurangan tenaga dokter spesialis. Data KKI menyebutkan, jumlah dokter spesialis di Indonesia hanya sebanyak 55,40 ribu dokter atau sebesar 19,7% dari populasi. Bahkan jumlah dokter gigi spesialis hanya mencapai 2,2% atau 5,9 ribu orang.

Di samping itu, Indonesia juga masih menghadapi berbagai tantangan dalam ketersediaan tenaga kesehatan, seperti ketimpangan distribusi tenaga medis, beban kerja tinggi di daerah minim fasilitas, dan gaji yang belum sepenuhnya mencerminkan nilai pengabdian. Guna mengatasi tantangan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pemerintah untuk meningkatkan layanan kesehatan terutama pencetakan tenaga medis, khususnya dokter spesialis. 

"Kita masih menghadapi kendala. Bangsa kita sangat besar. Kekurangan dokter, kekurangan spesialis. Kita harus menggunakan segala kemampuan kita untuk mencapai cita-cita kita, yaitu kesehatan dengan pelayanan terbaik untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono, Jakarta, pada Selasa, 26 Agustus 2025, dikutip dari portal resmi Presiden RI.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia masih kekurangan sekitar 70 ribu dokter spesialis, dengan produksi dokter spesialis hanya sekitar 2,7 ribu per tahun. Ia menyampaikan, jika kondisi ini berlanjut, maka butuh waktu 35 tahun untuk memenuhi kekurangan tersebut sehingga dibutuhkan langkah strategis untuk mengatasi tantangan ini. Adapun langkah strategis tersebut diantaranya adalah pembukaan 148 program studi baru di 57 fakultas kedokteran, termasuk spesialis dan subspesialis. Sedangkan 30 fakultas kedokteran baru juga ditargetkan Presiden Prabowo guna mengejar kekurangan jumlah dokter spesialis dan dokter umum di Indonesia.
 

Jumlah Dokter di Indonesia menurut data Konsil Kesehatan Indonesia per 5 Oktober 2025 - (https://kki.go.id//Widya Astuti)
Jumlah Dokter di Indonesia menurut data Konsil Kesehatan Indonesia per 5 Oktober 2025 - (https://kki.go.id//Widya Astuti)

Data Terkait

rsud-naik-kelas-pemerintah-genjot-quick-win-kesehatan
Kesehatan

RSUD Naik Kelas, Pemerintah Genjot Quick Win Kesehatan

PHTC meningkatkan kualitas RSUD di wilayah 3T dengan menaikkan kelas layanan hingga mempercepat pemerataan kesehatan hingga pelosok Indonesia.

17 Nov 2025

baru-16-penerima-revitalisasi-sekolah-masuk-tahap-pembangunan
Pendidikan

Baru 16% Penerima Revitalisasi Sekolah Masuk Tahap Pembangunan

Jumlah penerima revitalisasi sekolah sekitar 13,9 ribu unit, namun baru 16% dalam proses revitalisasi, sedangkan lainnya berada di tahap perjanjian kerja sama.

22 Okt 2025

perawat-mendominasi-tenaga-kesehatan-indonesia
Kesehatan

Perawat Mendominasi Tenaga Kesehatan Indonesia

Jumlah perawat mencapai 54,21 ribu orang atau 40% dari tenaga kesehatan Indonesia.

16 Okt 2025

baru-seperempat-dosen-bergelar-doktor-kemendiktisaintek-pacu-kualitas-pendidikan-tinggi
Pendidikan

Baru Seperempat Dosen Bergelar Doktor, Kemendiktisaintek Pacu Kualitas Pendidikan Tinggi

Baru 25% dosen di Indonesia bergelar doktor, sedangkanmayoritas dosen di Indonesia merupakan lulusan S2 (72%).

8 Okt 2025

produksi-sempat-lesu-prabowo-fokus-genjot-swasembada-pangan
Ekonomi

Produksi Sempat Lesu, Prabowo Fokus Genjot Swasembada Pangan

Produksi pangan nasional fluktuatif; jagung naik signifikan, sementara beras dan ubi kayu justru merosot di era Pemerintahan Jokowi.

7 Okt 2025

terbesar-di-asia-tenggara-pemerintah-dorong-reformasi-polri-dari-dalam
Politik

Terbesar di Asia Tenggara, Pemerintah Dorong Reformasi Polri dari Dalam

Dengan jumlah personel mencapai lebih dari 400 ribu, Polri menjadi salah satu institusi terbesar di Asia Tenggara sekaligus salah satu yang paling disorot publik.

7 Okt 2025