Perkembangan Proyek Sekolah Rakyat di Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 | 14:23 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Perkembangan Proyek Sekolah Rakyat di Indonesia
Perkembangan Proyek Sekolah Rakyat di Indonesia

Program pembangunan Sekolah Rakyat di Indonesia terus menunjukkan progres signifikan melalui penyelesaian Tahap I dan berjalannya pembangunan Tahap II. Berdasarkan data resmi Kementerian Sosial per Mei 2026, Sekolah Rakyat Tahap I telah berhasil mendirikan total 166 titik institusi yang tersebar di berbagai wilayah. Wilayah Jawa mendominasi sebaran lokasi dengan 70 titik, diikuti oleh Sulawesi 28 titik, Sumatera 25 titik, Kalimantan 13 titik, Maluku serta Bali & Nusa Tenggara masing-masing 7 titik, dan Papua sebanyak 6 titik.

Operasional Sekolah Rakyat Tahap I sendiri dibagi menjadi 3 gelombang utama, yakni Tahap 1A sebanyak 63 titik yang mulai beroperasi pada 14 Juli 2025, Tahap 1B sebanyak 37 titik pada 1 Agustus 2025, dan Tahap 1C sebanyak 66 titik yang berjalan bertahap sejak September 2025. Saat ini, program Tahap I telah menampung lebih dari 14.936 siswa dari seluruh jenjang pendidikan dan diproyeksikan akan meluluskan sebanyak 453 siswa pada tahun 2026 ini.

Sementara itu, ekspansi program berlanjut pada Sekolah Rakyat Tahap II yang mencakup pembangunan di 104 titik baru di seluruh penjuru negeri. Distribusi lokasinya meliputi 40 titik di Jawa, 27 titik di Sumatera, 16 titik di Sulawesi, 12 titik di Kalimantan, serta masing-masing 3 titik di Kepulauan Maluku, Bali & Nusa Tenggara, dan Papua. Data dari Bakom RI, proyek ini juga mencatat percepatan pembangunan di beberapa wilayah yang sebelumnya tertinggal, seperti Singkawang, Brebes, Cilacap, Dharmasraya, dan Lombok Utara.

Hingga awal Juni 2026, progres fisik pembangunan untuk Tahap II dilaporkan telah mencapai hampir 70%. Setelah seluruh infrastruktur ini rampung, proyeksi daya tampung Sekolah Rakyat Tahap II diperkirakan mampu mengakomodasi lebih dari 112 ribu siswa, mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Peningkatan kapasitas ini didorong oleh standarisasi fasilitas utama yang komprehensif di setiap titik institusi.

Fasilitas modern yang dibangun pada Tahap II ini mencakup gedung sekolah, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, serta asrama siswa dan siswi. Selain menunjang kegiatan akademik, kompleks Sekolah Rakyat ini juga dilengkapi dengan lapangan upacara dan lapangan olahraga, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), gedung serba guna, area bermain, serta area parkir yang memadai demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi para siswa.

Progres Sekolah Rakyat Tahap I dan II - (Bakom RI, Kementerian PU & Kemensos/desain oleh Notebook LM/DATASATU)
Progres Sekolah Rakyat Tahap I dan II - (Bakom RI, Kementerian PU & Kemensos/desain oleh Notebook LM/DATASATU)

Data Terkait

investasi-semester-i-2026-tembus-rp-10106-t-serap-145-juta-pekerja
Ekonomi

Investasi Semester I-2026 Tembus Rp 1.010,6 T, Serap 1,45 Juta Pekerja

Realisasi investasi semester I-2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2%, menyerap 1,45 juta pekerja.

20 Agu 2026

bumn-disorot-11-perusahaan-catat-lonjakan-laba-di-semester-i-2026
Ekonomi

BUMN Disorot, 11 Perusahaan Catat Lonjakan Laba di Semester I-2026

Pemerintah menargetkan BUMN dipangkas dari 1.074 menjadi 300 perusahaan hingga akhir 2026. Per semester I-2026 sebanyak 11 BUMN mencatat lonjakan laba.

18 Agu 2026

8-pkpn-jadi-fokus-rapbn-2027-anggaran-pendidikan-tembus-rp-8209-t
Ekonomi

8 PKPN Jadi Fokus RAPBN 2027, Anggaran Pendidikan Tembus Rp 820,9 T

Pendidikan menjadi alokasi terbesar dalam Program Kerja Prioritas Nasional RAPBN 2027, yaitu mencapai Rp 820,9 triliun.

18 Agu 2026

pemerintah-dorong-restrukturisasi-bumn-ini-perannya-bagi-ekonomian-ri
Ekonomi

Pemerintah Dorong Restrukturisasi BUMN, Ini Perannya bagi Ekonomian RI

Pemerintah melakukan restrukturisasi dengan menargetkan jumlah BUMN maksimal 300 perusahaan guna meningkatkan perannya dalam perekonomian nasional.

18 Agu 2026

rincian-asumsi-dasar-ekonomi-makro-rapbn-2027
Ekonomi

Rincian Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2027

Presiden Prabowo menyampaikan RAPBN 2027 dengan belanja Rp 4.097 triliun dan pendapatan Rp 3.426 triliun, serta target pertumbuhan ekonomi 6%.

14 Agu 2026

pemerintah-targetkan-renovasi-10000-puskesmas-mulai-2027
Hukum & Keamanan

Pemerintah Targetkan Renovasi 10.000 Puskesmas Mulai 2027

Pemerintah anggarkan renovasi 10.000 dari 10.292 Puskesmas (Rp4 M/unit) mulai 2027 dan bangun 514 Labkesmas hingga 2030 demi pemerataan layanan kesehatan RI.

14 Agu 2026