Negara-negara Asia Timur kembali memimpin daftar negara dengan tingkat kecerdasan (IQ) tertinggi di dunia. Berdasarkan data International IQ Test, Korea Selatan menempati peringkat pertama global dengan skor IQ rata-rata 106,97. Posisi ini diikuti oleh Tiongkok (106,48) dan Jepang (106,30), menegaskan dominasi Asia Timur dalam kualitas sumber daya manusia berbasis kognitif.
Keunggulan negara-negara tersebut kerap dikaitkan dengan kuatnya sistem pendidikan, budaya belajar yang disiplin, serta investasi besar pada sains, teknologi, dan pengembangan talenta sejak usia dini. Tak hanya Asia Timur, kawasan Asia secara umum juga menunjukkan performa kuat, tercermin dari masuknya Iran di peringkat keempat dunia dengan skor 104,80 serta Vietnam di posisi ke-10 dengan IQ 102,26.
Sementara itu, negara-negara Barat masih mampu bersaing di papan atas, meski tidak mendominasi. Australia menempati peringkat kelima (104,45), disusul Rusia (103,78), dan Selandia Baru (102,35), negara yang dikenal memiliki sistem pendidikan sangat kompetitif.
Di sisi lain, Indonesia berada di peringkat 126 dunia dengan skor IQ rata-rata 89,96. Posisi ini mencerminkan tantangan struktural yang masih dihadapi, mulai dari kualitas dan pemerataan pendidikan, kecukupan gizi anak, hingga kesenjangan akses pembelajaran antardaerah. Perbandingan ini menegaskan pentingnya investasi jangka panjang pada pembangunan sumber daya manusia agar Indonesia mampu mengejar ketertinggalan dari negara-negara dengan skor IQ tertinggi.