Pemerintah terus mempercepat revitalisasi sekolah dan madrasah sebagai bagian dari penguatan infrastruktur pendidikan nasional. Hingga 31 Desember 2025, realisasi anggaran program ini mencapai Rp18,9 triliun atau setara 94,5% dari total pagu Rp20 triliun.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatatkan realisasi terbesar, yakni Rp16,7 triliun. Angka tersebut setara dengan tingkat serapan 98,8% dari alokasi anggaran yang tersedia, menjadikannya kementerian dengan kinerja penyerapan tertinggi dalam program revitalisasi pendidikan.
Program revitalisasi ini menyasar sekitar 16,18 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 78% dialokasikan untuk sekolah negeri, sementara sisanya 22% ditujukan bagi sekolah swasta. Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas sarana belajar sekaligus mengurangi kesenjangan fasilitas pendidikan.
Di luar Kemendikdasmen, Kementerian Pekerjaan Umum mencatat realisasi revitalisasi sebesar Rp1,9 triliun dengan tingkat capaian 75,4%. Sementara itu, Kementerian Agama menjadi instansi dengan realisasi terendah, yakni Rp240 miliar atau sekitar 48% dari pagu anggaran.