Serapan Anggaran Sekolah Unggul Garuda Baru Rp 176 Miliar

Rabu, 28 Januari 2026 | 16:40 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Serapan Anggaran Sekolah Unggul Garuda Baru Rp 176 Miliar
Sekolah Unggul Garuda menjadi program prioritas penguatan SDM. Hingga akhir 2025, realisasi anggaran Rp 176 miliar dari pagu Rp 2 triliun.

Sekolah Unggul Garuda (SUG) merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menitikberatkan pada peningkatan kompetensi pendidikan jenjang SMA melalui penyediaan pendidikan berkualitas tinggi bagi siswa berprestasi, sekaligus penguatan sarana dan prasarana pendidikan.

Tujuan utama SUG mencakup peningkatan kapasitas sains dan teknologi agar lulusan mampu bersaing menembus perguruan tinggi kelas dunia. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan menjadi fondasi penyiapan SDM unggul yang berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Sekolah Unggul Garuda menjadi program prioritas penguatan SDM. Hingga akhir 2025, realisasi anggaran Rp 176 miliar dari pagu Rp 2 triliun.
 - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)
Sekolah Unggul Garuda menjadi program prioritas penguatan SDM. Hingga akhir 2025, realisasi anggaran Rp 176 miliar dari pagu Rp 2 triliun. - (Kementerian Keuangan/Karen Agatha)

Kementerian Keuangan mencatat, hingga 31 Desember 2025, realisasi anggaran Sekolah Unggul Garuda tercatat Rp176 miliar dari total pagu Rp2 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp97,8 miliar dialokasikan untuk pengembangan Sekolah Unggul Garuda baru, sementara Rp79 miliar digunakan untuk program Sekolah Unggul Garuda transformasi.

Untuk SUG baru, fokus pengembangan mencakup penerimaan siswa, penyusunan kurikulum, penyediaan tenaga pendidik, serta pembangunan fasilitas. Tahap awal pembangunan telah mencakup empat lokasi di Bangka Belitung, Kabupaten Timor Tengah (NTT), Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Utara. Adapun pembangunan juga dilakukan di 5 lokasi dengan lokasi yang siap baru di Nabire.

Sementara itu, SUG transformasi diarahkan pada pembinaan siswa, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan manajemen sekolah, dengan sasaran transformasi 12 SMA unggulan di 11 provinsi dan mulai beroperasi pada 2026.

Data Terkait

belanda-catat-angka-putus-belajar-tertinggi-di-kawasan-eropa
Pendidikan

Belanda Catat Angka Putus Belajar Tertinggi di Kawasan Eropa

Sebagian negara maju di Benua Biru mencatatkan angka penghentian studi yang cukup tinggi di kalangan usia muda hingga dewasa muda (15–34 tahun).

2 hari yang lalu

skor-pisa-2025-indonesia-naik-tipis
Pendidikan

Skor PISA 2025 Indonesia Naik Tipis

Sains & membaca pelajar RI naik 6 poin, matematika turun 2 poin. Capaian relatif setara siklus 2022 dan posisi global masih di papan bawah.

2 hari yang lalu

wacana-pendidikan-gratis-hingga-perguruan-tinggi-negeri
Pendidikan

Wacana Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Negeri

Presiden RI Prabowo Subianto mengutarakan rencana penyelenggaraan pendidikan gratis pada sekolah negeri mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi negeri (PTN). Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JCC, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

22 Sep 2026

ini-negara-dengan-biaya-pendidikan-gratis
Pendidikan

Ini Negara dengan Biaya Pendidikan Gratis

Belajar gratis di Eropa masih terbuka di negara seperti Jerman, Ceko, dan Polandia, umumnya dengan syarat bahasa lokal atau jenjang studi tertentu.

22 Sep 2026

pembangunan-sdm-2-tahun-kabinet-merah-putih-tata-kelola-perlu-dievaluasi
Politik

Pembangunan SDM 2 Tahun Kabinet Merah Putih, Tata Kelola Perlu Dievaluasi

Program pembangunan SDM pemerintah mencatat sejumlah capaian, dari MBG dan CKG hingga revitalisasi sekolah, namun tata kelola dan pelaksanaannya masih perlu dievaluasi.

21 Sep 2026

gelombang-phk-mayoritas-pekerja-indonesia-masih-lulusan-sd-ke-bawah
Ekonomi

Gelombang PHK, Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD ke Bawah

PHK mencapai 32.389 pekerja hingga semester I-2026. Di sisi lain, tenaga kerja Indonesia masih didominasi lulusan SD ke bawah sebanyak 52,41 juta orang.

2 Agu 2026