Sekolah Unggul Garuda (SUG) merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini menitikberatkan pada peningkatan kompetensi pendidikan jenjang SMA melalui penyediaan pendidikan berkualitas tinggi bagi siswa berprestasi, sekaligus penguatan sarana dan prasarana pendidikan.
Tujuan utama SUG mencakup peningkatan kapasitas sains dan teknologi agar lulusan mampu bersaing menembus perguruan tinggi kelas dunia. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan menjadi fondasi penyiapan SDM unggul yang berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Kementerian Keuangan mencatat, hingga 31 Desember 2025, realisasi anggaran Sekolah Unggul Garuda tercatat Rp176 miliar dari total pagu Rp2 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp97,8 miliar dialokasikan untuk pengembangan Sekolah Unggul Garuda baru, sementara Rp79 miliar digunakan untuk program Sekolah Unggul Garuda transformasi.
Untuk SUG baru, fokus pengembangan mencakup penerimaan siswa, penyusunan kurikulum, penyediaan tenaga pendidik, serta pembangunan fasilitas. Tahap awal pembangunan telah mencakup empat lokasi di Bangka Belitung, Kabupaten Timor Tengah (NTT), Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Utara. Adapun pembangunan juga dilakukan di 5 lokasi dengan lokasi yang siap baru di Nabire.
Sementara itu, SUG transformasi diarahkan pada pembinaan siswa, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan manajemen sekolah, dengan sasaran transformasi 12 SMA unggulan di 11 provinsi dan mulai beroperasi pada 2026.