BOBIBOS: Inovasi Bahan Bakar dari Jerami untuk Energi Masa Depan

Senin, 27 April 2026 | 13:17 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
BOBIBOS: Inovasi Bahan Bakar dari Jerami untuk Energi Masa Depan
BOBIBOS (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!) merupakan inovasi bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang diluncurkan pada 2 November 2025 di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di tengah upaya global mencari energi bersih, Indonesia melahirkan sebuah inovasi menarik bernama BOBIBOS—akronim dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!. Diluncurkan pada 2 November 2025 di Jonggol, Bogor, bahan bakar nabati ini lahir dari tangan dingin Ikhlas Thamrin, CEO PT Inti Sinergi Formula. Memanfaatkan jerami sisa panen, BOBIBOS menawarkan solusi cerdas atas masalah limbah pertanian sekaligus tantangan kedaulatan energi nasional.

Proses transformasinya dimulai dari pengumpulan dan pengeringan jerami hingga kadar air ideal. Melalui tahap ekstraksi menggunakan mesin dan serum khusus, senyawa esensial jerami diambil, dimurnikan, hingga akhirnya diformulasikan menjadi dua varian: Merah (setara solar) dan Putih (setara bensin). Potensinya pun luar biasa; satu hektare sawah diperkirakan mampu menghasilkan hingga 3.000 liter bahan bakar.

Dari sisi performa, BOBIBOS mengklaim keunggulan kompetitif yang signifikan. Dengan angka oktan mencapai RON 98,1, produk ini setara dengan bahan bakar kelas atas namun dengan proyeksi harga yang sangat ekonomis, yakni sekitar Rp4.000 per liter. Selain membuat mesin bekerja lebih ringan dan irit, teknologi ini mampu menekan emisi gas buang hingga mendekati nol, menjadikannya sangat ramah lingkungan.

Namun, sebagai inovasi yang masih muda, jalan menuju distribusi massal masih menantang. Saat ini, BOBIBOS masih dalam tahap pengujian ketat oleh Lemigas karena spesifikasinya belum sepenuhnya memenuhi seluruh parameter standar BBM atau BBN nasional. Terdapat risiko teknis pada mesin jika digunakan sebelum standarisasi rampung. Kendati demikian, dengan produksi yang bersifat terdesentralisasi, BOBIBOS membawa harapan besar bagi kemandirian energi di berbagai pelosok Indonesia, mengurangi ketergantungan pada impor, dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan limbah yang selama ini terabaikan.

BOBIBOS (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!) merupakan inovasi bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang diluncurkan pada 2 November 2025 di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. - (Media Monitoring DATASATU/DATASATU)
BOBIBOS (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!) merupakan inovasi bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang diluncurkan pada 2 November 2025 di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. - (Media Monitoring DATASATU/DATASATU)

Data Terbaru

pekerja-informal-kian-dominan-tertekan-pelemahan-manufaktur
Ekonomi

Pekerja Informal Kian Dominan, Tertekan Pelemahan Manufaktur

Porsi pekerja informal di Indonesia terus meningkat menjadi 59,42% pada Februari 2026. Pelemahan manufaktur memicu penyusutan lapangan kerja formal.

2 jam yang lalu

manufaktur-jadi-penopang-utama-pdb-serapan-kerja-masih-minim
Ekonomi

Manufaktur Jadi Penopang Utama PDB, Serapan Kerja Masih Minim

Industri manufaktur menyumbang PDB terbesar di Indonesia pada triwulan I-2026. Namun, pertumbuhan dan serapan tenaga kerjanya masih terbatas.

3 jam yang lalu

pertanian-jadi-tulang-punggung-penyerapan-tenaga-kerja-nasional-pada-februari-2026
Ekonomi

Pertanian Jadi Tulang Punggung Penyerapan Tenaga Kerja Nasional pada Februari 2026

Struktur ketenagakerjaan di Indonesia pada Februari 2026 didominasi sektor pertanian, yang menyerap 42,49 juta tenaga kerja atau sekitar 28,77% dari total 147,67 juta penduduk bekerja.

1 hari yang lalu

bps-jumlah-pengangguran-indonesia-turun-menjadi-724-juta-orang-pada-februari-2026
Ekonomi

BPS: Jumlah Pengangguran Indonesia Turun Menjadi 7,24 Juta Orang pada Februari 2026

Dalam 5 tahun terakhir, jumlah pengangguran di Indonesia turun 17,26%, dari 8,75 juta orang pada Februari 2021 menjadi 7,24 juta orang pada Februari 2026, atau setara dengan 4,68% dari total angkatan kerja pada Februari 2026.

1 hari yang lalu

kinerja-manufaktur-awal-2026-tetap-ekspansif-meski-melambat
Ekonomi

Kinerja Manufaktur Awal 2026 Tetap Ekspansif, Meski Melambat

IKBM pada triwulan I-2026 mencapai 51,37, yang menunjukkan posisi ekspansi. Angka ini menurun 1,61% dibandingkan kuartal IV-2025. Meski demikian, hampir seluruh komponen pembentuk indeks masih berada pada fase ekspansi, kecuali komponen waktu kirim yang mengalami kontraksi ke level 49,01.

1 hari yang lalu

perbandingan-sistem-dan-anggaran-kereta-api-3-negara-di-asia
Internasional

Perbandingan Sistem dan Anggaran Kereta Api 3 Negara di Asia

China, Jepang, dan India terus melakukan pengembangan sektor perkeretaapian melalui berbagai proyek infrastruktur dan pembaruan teknologi.

1 hari yang lalu