Pemerintah terus mengakselerasi upaya pemulihan pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui penyediaan hunian serta penyaluran bantuan logistik yang masif hingga Januari 2026. Data terbaru BPBD menunjukkan bahwa sebanyak 7.122 unit hunian sementara (huntara) kini sedang dalam proses pengerjaan untuk memenuhi target total usulan yang mencapai 27.866 unit. Selain fokus pada tempat tinggal, distribusi bantuan logistik telah mencapai angka 1.757,03 ton atau setara dengan 99,76% dari target penyaluran sejak akhir November tahun lalu. Kelancaran distribusi ini didukung oleh berbagai moda transportasi mulai dari puluhan sortie pesawat Hercules hingga kapal laut guna memastikan bantuan menjangkau seluruh warga terdampak.
Sektor pemulihan ekonomi dan infrastruktur juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan pengaktifan kembali pasar rakyat serta rehabilitasi lahan pertanian seluas 70.000 hektare. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 5 triliun untuk mendukung produktivitas petani termasuk melalui perbaikan irigasi dan bantuan alat mesin pertanian di 3 provinsi tersebut. Di sisi lain, program pemulihan UMKM mulai menyasar lebih dari 2,3 juta unit usaha terdampak dengan strategi relaksasi kredit bagi ratusan ribu debitur serta pembukaan klinik UMKM Bangkit. Langkah komprehensif ini dibarengi dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mendukung kelancaran seluruh proses rekonstruksi dan rehabilitasi di lapangan.