Dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera masih terasa hingga kini. Menurut data BNPB hingga 16 Januari 2025, sebanyak 166.579 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian karena rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka belum sepenuhnya pulih.
Aceh menjadi provinsi dengan jumlah pengungsi paling besar. Tercatat sekitar 142.112 warga Aceh masih berada di pengungsian, mencerminkan tingkat kerusakan dan dampak bencana yang relatif lebih berat dibanding wilayah lain di Sumatera.
Sementara itu, Sumatera Utara mencatat jumlah pengungsi sebanyak 13.613 jiwa. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun dampaknya tidak sebesar Aceh, bencana tetap menimbulkan gangguan serius terhadap kehidupan masyarakat setempat.
Di Sumatera Barat, jumlah pengungsi tercatat mencapai 10.854 jiwa. Pemerintah pusat dan daerah terus mendorong percepatan penanganan darurat serta pemulihan infrastruktur dan permukiman agar warga dapat segera kembali ke tempat tinggal masing-masing secara aman.