Kondisi Terbaru Selat Hormuz, Iran Kembali Tutup Akses

Senin, 20 April 2026 | 11:36 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Kondisi Terbaru Selat Hormuz, Iran Kembali Tutup Akses
Update Perkembangan Selat Hormuz

Situasi keamanan di jalur perdagangan maritim paling vital di dunia kembali memasuki fase kritis, setelah Iran secara resmi mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada 18 April 2026. Langkah ini diambil oleh Teheran sebagai respons langsung terhadap tindakan Amerika Serikat (AS) yang kembali menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan strategis milik Republik Islam tersebut. Dalam laporan The Guardian, Komando militer gabungan Khatam al-Anbiya Iran menegaskan bahwa seluruh kawasan Selat Hormuz saat ini berada di bawah pengawasan serta kendali penuh angkatan bersenjata. The Guardian juga mengonfirmasi adanya aksi kekerasan bersenjata di jalur perairan internasional tersebut pada Sabtu, 18 April. Kapal-kapal milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan telah melepaskan tembakan ke arah sebuah kapal tanker yang berupaya menerobos blokade untuk melewati selat tersebut. Tidak berhenti di situ, serangan serupa juga menyasar sebuah kapal berbendera India. 

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan peringatan keras melalui laporan yang dirilis oleh Al Jazeera pada hari yang sama. Trump menekankan dengan nada tegas bahwa Iran sama sekali tidak memiliki hak untuk mengancam atau memeras AS dengan memanfaatkan kendali geografis mereka atas Selat Hormuz. Sementara ketegangan terus membara di permukaan. Pihak militer AS mengklaim telah melakukan langkah preventif melalui penggunaan teknologi canggih berupa dron laut untuk menyisir dan membersihkan ranjau-ranjau laut yang ditebar di area strategis tersebut. 

Berdasarkan laporan dari Wall Street Journal (WSJ), Presiden Trump menyatakan bahwa operasi pembersihan ranjau tersebut telah berhasil diselesaikan pada 17 April 2026. Meskipun retorika perang terus menguat, Trump juga memberikan apresiasi kepada negara-negara sekutu yang berupaya menengahi konflik antara AS dan Iran. Harapan akan adanya gencatan senjata di Teluk Persia tetap menjadi agenda utama diplomatik guna mencegah pecahnya konflik bersenjata skala besar yang dapat melumpuhkan ekonomi global secara permanen.

Update Perkembangan Selat Hormuz - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)
Update Perkembangan Selat Hormuz - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)

Data Terkait

negosiasi-iranas-buntu-pakistan-dorong-kembali-jalur-diplomasi
Internasional

Negosiasi Iran–AS Buntu, Pakistan Dorong Kembali Jalur Diplomasi

Pakistan kembali mengambil peran sebagai mediator setelah perundingan yang berlangsung di Islamabad pada Selasa (11/4/2026) gagal mencapai kesepakatan dan memicu ketegangan kembali di Selat Hormuz.

16 Apr 2026

diplomasi-buntu-as-ancam-blokade-selat-hormuz
Internasional

Diplomasi Buntu: AS Ancam Blokade Selat Hormuz

Perundingan di Islamabad selama 21 jam berakhir tanpa kesepakatan. Ketegangan meningkat saat Trump mengumumkan rencana blokade Selat Hormuz usai negosiasi gagal.

13 Apr 2026

iran-ajukan-10-syarat-perdamaian-ke-as-apa-saja-isinya
Internasional

Iran Ajukan 10 Syarat Perdamaian ke AS, Apa Saja Isinya?

Secara keseluruhan, terdapat 10 poin utama yang menjadi dasar posisi tawar Teheran, mulai dari tuntutan komitmen AS untuk tidak melakukan agresi militer hingga penegasan kendali Iran atas Selat Hormuz.

9 Apr 2026

antisipasi-krisis-global-pemerintah-targetkan-efisiensi-rp-2634-t
Ekonomi

Antisipasi Krisis Global, Pemerintah Targetkan Efisiensi Rp 263,4 T

Konflik Iran-AS mendorong lonjakan harga minyak. Pemerintah rancang transformasi kerja dan energi dengan potensi efisiensi Rp 263,4 triliun.

9 Apr 2026

negara-yang-mendapat-izin-melintas-di-selat-hormuz
Internasional

Negara yang Mendapat Izin Melintas di Selat Hormuz

Ketegangan di Selat Hormuz memunculkan pola diplomasi selektif oleh pihak Iran terhadap kapal-kapal mancanegara.

7 Apr 2026

hormuz-dibuka-terbatas-kapal-dari-negara-ini-diizinkan-lewat
Internasional

Hormuz Dibuka Terbatas, Kapal dari Negara Ini Diizinkan Lewat

Sejumlah kapal dari Pakistan, India, dan Turki diizinkan melintasi Selat Hormuz di tengah blokade, menunjukkan akses terbatas pada jalur energi global.

26 Mar 2026