Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Presiden RI dalam Pidato Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR, Jumat (14/8).
Data Kementerian Kesehatan mencatat bahwa total Puskesmas di Indonesia berjumlah 10.292 unit hingga Agustus 2026. Mulai tahun 2027, pemerintah akan menjalankan program renovasi besar-besaran terhadap 10.000 Puskesmas yang tersebar di 7.285 kecamatan. Setiap Puskesmas dialokasikan anggaran perbaikan rata-rata sekitar Rp4 miliar agar fasilitas pelayanan dan bangunannya menjadi lebih layak dan lengkap.
“Untuk Puskesmas yang berada di wilayah terpencil, anggaran yang diberikan tentunya akan lebih besar,” ujar Presiden dalam pidatonya.
Selain merenovasi Puskesmas, pemerintah juga akan membangun 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) baru di 514 kabupaten dan kota di seluruh Tanah Air. Kehadiran laboratorium ini bertujuan untuk memperkuat fasilitas pengujian kesehatan serta deteksi dini penyakit di tingkat daerah.
Seluruh rangkaian program perbaikan fasilitas kesehatan dasar tersebut ditargetkan tuntas paling lambat pada tahun 2030 mendatang, guna memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang merata dan bermutu.
Sementara itu, melansir laman resmi Partai Gerindra, Presiden menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan kesehatan nasional. Salah satu langkah konkretnya adalah pembangunan dan modernisasi fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia, termasuk target pembangunan atau renovasi hingga 400 rumah sakit dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.