Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah pada peringatan Hari Buruh. Salah satu poin krusial adalah jaminan pendapatan bagi pengemudi ojek online minimal sebesar 92% dari hasil kerja mereka untuk menekan potongan pihak aplikator. Selain itu, pemerintah menerbitkan Keppres Nomor 10 Tahun 2026 tentang Satgas Mitigasi PHK, yang menegaskan komitmen negara untuk mengambil alih perusahaan jika pengusaha menyerah demi melindungi nasib buruh yang terancam kehilangan pekerjaan.
Di sektor infrastruktur dan finansial, pemerintah menargetkan pembangunan rumah subsidi di kawasan industri dengan tenor cicilan mencapai 40 tahun yang dilengkapi fasilitas daycare serta transportasi publik murah. Guna memperkuat ekonomi kerakyatan, bank milik negara diinstruksikan menyalurkan kredit dengan bunga maksimal 5% per tahun. Program ini dibarengi dengan penyediaan infrastruktur di 1.386 Kampung Nelayan dan ratifikasi konvensi ILO Nomor 188 melalui Perpres Nomor 25 Tahun 2026 sebagai payung hukum perlindungan pekerja perikanan nasional.
Presiden juga mengalokasikan dana perlindungan sosial fantastis sebesar Rp500 triliun bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan mendorong penyelesaian RUU Ketenagakerjaan bersama DPR. Langkah ini juga mencakup formulasi upah minimum yang lebih adil serta pemberian beasiswa penuh bagi anak-anak buruh berprestasi. Seluruh kebijakan ini dirancang untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan memberikan akses pendidikan yang lebih luas sebagai fondasi penguatan tenaga kerja Indonesia di masa depan.
Melansir akun Instagram resmi Kementerian Sosial pada (4/5), Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa perhatian negara juga diwujudkan melalui bantuan nyata seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sembako, dan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang kini menjangkau jutaan keluarga buruh. Di sisi infrastruktur, pemerintah merencanakan pembangunan hunian subsidi di dekat kawasan industri dengan skema cicilan jangka panjang yang sangat ringan. Kawasan ini nantinya akan terintegrasi dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga layanan transportasi publik bertarif khusus bagi pemegang kartu buruh guna menekan biaya hidup harian secara signifikan.