Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5/) untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN. Lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 09.10 WIB, Presiden didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Seskab Teddy Indra Wijaya. Keberangkatan ini dilepas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming beserta jajaran menteri koordinator dan pimpinan lembaga tinggi negara.
Melansir laman resmi Sekretariat Kabinet RI (8/5) setibanya di Cebu, Presiden dijadwalkan menghadiri KTT BIMP-EAGA sebagai forum strategis penguatan ekonomi subkawasan. Agenda utama kunjungan ini difokuskan pada pembahasan penguatan kerja sama antarnegara ASEAN guna menghadapi dinamika global. Isu krusial yang diangkat mencakup upaya menjaga ketahanan energi kawasan serta memperkuat koordinasi strategis dalam merespons perkembangan geopolitik dunia demi menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.
Momentum internasional ini juga menjadi panggung diplomasi bagi industri pertahanan nasional melalui penggunaan kendaraan taktis Maung sebagai transportasi operasional Presiden selama di Filipina. Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penggunaan Maung produksi PT Pindad ini merupakan simbol kemandirian dan kepercayaan diri bangsa. Kendaraan yang telah diproduksi sebanyak 3.200 unit tersebut menunjukkan kemajuan teknologi industri dalam negeri yang kini hadir memperkuat posisi Indonesia di kancah dunia.