Catatan Kasus Kekerasan Buruh dan Pekerja di Indonesia

Senin, 27 April 2026 | 15:11 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Catatan Kasus Kekerasan Buruh dan Pekerja di Indonesia
Catatan Kasus Kekerasan Buruh dan Pekerja di Indonesia

Berbagai insiden kekerasan fisik terus membayangi kehidupan buruh di Indonesia, sebagaimana terlihat dalam serangkaian kasus tragis baru-baru ini. Berdasarkan media monitoring yang dilakukan Tim Riset DATASATU, seorang kerani panen di Sumatera Utara, Hendri Simanjuntak, mengalami penganiayaan berat oleh pihak internal perusahaan pada April 2026. Ia dituduh mencuri dan dipaksa melakukan 'sikap tobat' hingga berguling puluhan meter. Di saat yang hampir bersamaan, Muhammad Romadon, seorang buruh harian lepas di Palembang, menjadi korban pemukulan. Kekerasan serupa juga menimpa pekerja sektor informal lainnya, seperti pengeroyokan buruh tani di Bantul hingga patah tulang pada November 2025, serta penganiayaan buruh pabrik dan buruh proyek di Jawa Tengah dan Bali yang dipicu oleh konflik personal.

Daftar Kasus Kekerasan Terhadap Buruh - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)
Daftar Kasus Kekerasan Terhadap Buruh - (Media Monitoring DATASATU/desain oleh NotebookLM/DATASATU)

Fenomena kekerasan di lingkungan kerja ini semakin dipertegas oleh data nasional yang menunjukkan kerentanan spesifik pada pekerja perempuan. Berdasarkan Catatan Tahunan (CATAHU) 2024, terdapat 2.702 kasus kekerasan yang menyasar perempuan pekerja, termasuk mereka yang berprofesi sebagai buruh. Tingginya angka ini mencerminkan betapa besarnya risiko keamanan yang dihadapi individu saat mencari nafkah, baik dalam bentuk kekerasan fisik langsung di lapangan maupun intimidasi di lingkungan tempat mereka bekerja. 

Sementara itu data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) milik KemenPPPA mencatat, terdapat 1.124 perempuan korban kekerasan di tempat kerja sepanjang periode 2021 hingga 2024. Walaupun pendataan kekerasan terhadap buruh secara menyeluruh masih sulit ditemukan, statistik mengenai perempuan pekerja ini sejatinya sudah mampu berbicara banyak. Angka tersebut menjadi indikator krusial yang menggambarkan betapa mendesaknya perlindungan bagi mereka yang berada di garis depan penggerak ekonomi, khususnya kelompok pekerja yang paling rentan. 

Data Terkait

deretan-kasus-kekerasan-yang-menimpa-prt-di-ri
Hukum & Keamanan

Deretan Kasus Kekerasan yang Menimpa PRT di RI

Rentetan kekerasan terhadap Pekerja Rumah Tangga (PRT) terus membayangi ruang domestik Indonesia dengan eskalasi yang mengkhawatirkan.

27 Apr 2026

rentetan-kasus-kekerasan-anak-di-daycare-indonesia
Hukum & Keamanan

Rentetan Kasus Kekerasan Anak di Daycare Indonesia

Dunia pendidikan anak usia dini kembali diguncang rentetan kasus kekerasan di berbagai wilayah Indonesia.

27 Apr 2026

kasus-kekerasan-berbasis-gender-di-indonesia-capai-titik-tertinggi
Hukum & Keamanan

Kasus Kekerasan Berbasis Gender di Indonesia Capai Titik Tertinggi

Komnas Perempuan mencatat lonjakan drastis kasus Kekerasan Berbasis Gender terhadap Perempuan (KBGtP) sepanjang tahun 2025 dengan total mencapai 376.529 kasus.

17 Apr 2026

estimasi-global-kekerasan-seksual-terhadap-perempuan-dan-anak
Internasional

Estimasi Global Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak

Data global menyebut 840 juta wanita mengalami KDRT dan ratusan juta anak serta dewasa jadi korban kekerasan seksual. Krisis ini butuh penanganan serius segera.

16 Apr 2026

kasus-pelecehan-di-kampus-kembali-terungkap-kali-ini-di-unpad-dan-itb
Hukum & Keamanan

Kasus Pelecehan di Kampus Kembali Terungkap, Kali Ini di Unpad dan ITB

Dunia pendidikan tinggi RI dibayangi rentetan kasus kekerasan seksual yang melibatkan elemen civitas akademika, mulai dari mahasiswa hingga tenaga pendidik.

16 Apr 2026

beragam-kasus-penganiayaan-dalam-ranah-domestik-terbaru-balita-4-tahun-jadi-korban
Sosial Budaya

Beragam Kasus Penganiayaan Dalam Ranah Domestik. Terbaru, Balita 4 Tahun Jadi Korban

Sepanjang periode 2023 hingga awal 2026, tercatat serangkaian aksi penganiayaan berat hingga pembunuhan yang dilakukan oleh orang-orang terdekat korban (ranah domestik)

2 Mar 2026