Kementerian Perketat Efisiensi Anggaran Hadapi Dinamika Global

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:42 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Kementerian Perketat Efisiensi Anggaran Hadapi Dinamika Global
Langkah Berbagai Kementerian Lakukan Efisiensi

Sejumlah kementerian di Indonesia mulai memberlakukan langkah efisiensi ketat sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika global di Eropa dan Timur Tengah yang mengganggu suplai energi. Kementerian Pertahanan menjadi salah satu instansi yang mengambil langkah konkret dengan memberlakukan skema Work From Home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi pegawainya. Kebijakan ini difokuskan untuk menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) serta mengatur sumber daya berbasis prioritas demi menjaga stabilitas operasional di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Langkah penghematan serupa juga dilakukan oleh Kementerian Sosial yang menyasar belanja operasional dan kegiatan seremonial. Kemensos kini membatasi penggunaan listrik, pendingin ruangan (AC), alat tulis kantor, hingga biaya rapat rutin. Selain itu, penundaan agenda seremonial yang tidak mendesak dilakukan agar anggaran dapat dialihkan sepenuhnya untuk program prioritas masyarakat, seperti penyaluran bantuan sosial (Bansos) dan respon cepat penanggulangan bencana yang tetap harus terjaga kekuatannya.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri fokus pada pengetatan belanja perjalanan dinas bagi kepala daerah dan aparatur pemerintah daerah. Kemendagri memberikan instruksi tegas untuk mengurangi perjalanan dinas yang tidak mendesak serta mendorong budaya hemat energi dengan mematikan lampu dan AC di ruang kerja yang tidak terpakai. Seluruh pengalihan anggaran operasional ini bertujuan agar dana negara dapat dikonversi menjadi program yang langsung berdampak dan bersifat pro-rakyat di seluruh penjuru tanah air.

Langkah Berbagai Kementerian Lakukan Efisiensi - (Berbagai sumber/ design by NotebookLM/DATASATU)
Langkah Berbagai Kementerian Lakukan Efisiensi - (Berbagai sumber/ design by NotebookLM/DATASATU)

Data Terkait

harga-minyak-kian-melambung-negara-asean-hadapi-kerentanan-fiskal
Ekonomi

Harga Minyak Kian Melambung, Negara ASEAN Hadapi Kerentanan Fiskal

Kenaikan harga minyak dunia meningkatkan tekanan inflasi dan fiskal di ASEAN. Thailand, Laos, dan Kamboja menjadi negara paling rentan.

5 Mei 2026

impor-migas-tinggi-asean-hadapi-kerentanan-energi-global
Ekonomi

Impor Migas Tinggi, ASEAN Hadapi Kerentanan Energi Global

Gejolak Timur Tengah meningkatkan risiko krisis energi di ASEAN. Laos, Thailand, dan Kamboja paling rentan akibat tingginya impor migas.

5 Mei 2026

kenaikan-harga-bahan-baku-bayangi-pemulihan-industri-petrokimia
Ekonomi

Kenaikan Harga Bahan Baku Bayangi Pemulihan Industri Petrokimia

Krisis Timur Tengah mendorong kenaikan harga petrokimia yang berpotensi menekan industri, padahal kinerja sektor ini mulai menunjukkan pemulihan.

20 Apr 2026

harga-plastik-melonjak-konsumsi-plastik-kemasan-indonesia-capai-31
Ekonomi

Harga Plastik Melonjak, Konsumsi Plastik Kemasan Indonesia Capai 31%

Konflik Timur Tengah mengganggu pasokan dan memicu naiknya harga plastik. Hal ini berpengaruh pada industri nasional mengingat tingginya konsumsi plastik kemasan.

20 Apr 2026

tren-kendaraan-listrik-global-menguat-norwegia-pimpin-populasi-97
Ekonomi

Tren Kendaraan Listrik Global Menguat, Norwegia Pimpin Populasi 97%

Krisis geopolitik dorong harga minyak dan percepat transisi energi. RI fokus kembangkan EV dan EBT, saat 8 negara sudah punya populasi EV di atas 50%.

14 Apr 2026

beban-impor-energi-tekan-ri-sawit-berpotensi-dorong-kemandirian-energi
Ekonomi

Beban Impor Energi Tekan RI, Sawit Berpotensi Dorong Kemandirian Energi

Tingginya harga minyak dan ketergantungan impor dapat membebani ekonomi RI. Industri sawit berpotensi jadi solusi untuk mendorong kemandirian energi nasional.

10 Apr 2026