Sejumlah pemerintah daerah di Indonesia mulai menyiapkan skema bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah efisiensi konsumsi BBM. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mempelopori kebijakan ini dengan menetapkan hari Rabu sebagai hari WFH penuh, yang diproyeksikan mampu menghemat hingga 108 ribu liter bahan bakar. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap situasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada ketersediaan energi, sekaligus upaya untuk mengurangi mobilitas masyarakat secara efektif tanpa mengganggu produktivitas pelayanan publik.
Sementara itu, wilayah penyangga ibu kota seperti Kota Bogor, DKI Jakarta, dan Kabupaten Tangerang tengah melakukan finalisasi regulasi serupa. Kota Bogor berencana memulai kebijakan WFH satu hari per pekan pada April 2026, sedangkan Kabupaten Tangerang merancang skema WFH bagi 50 persen ASN yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat. Meski beberapa daerah masih menunggu instruksi teknis dari pemerintah pusat, para kepala daerah menyatakan kesiapan penuh untuk mengimplementasikan aturan ini demi menjaga ketahanan energi nasional.